Masa transisi dari dunia akademik menuju dunia kerja seringkali menimbulkan kecemasan terhadap masa depan atau future anxiety pada fresh graduate. Di sisi lain satu faktor yang dipercaya berperan dalam menurunkan tingkat kecemasan adalah self-efficacy, yaitu keyakinan individu terhadap kemampuan dirinya dalam menghadapi tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara self-efficacy dan future anxiety pada fresh graduate di wilayah Jabodetabek. Pengambilan data dilakukan selama 1 bulan melalui penyebaran kuesioner daring dengan teknik purposive sampling pada partisipan berusia 20–25 tahun yang telah lulus maksimal satu tahun, mendapatkan 136 partisipan yang sesuai dengan kriteria penelitian. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan negatif antara self-efficacy dan future anxiety, temuan ini mengindikasikan bahwa sebagian besar partisipan dalam penelitian menunjukkan tingkat self-efficacy yang rendah serta future anxiety yang tinggi. Individu dengan self-efficacy rendah cenderung mengalami future anxiety yang lebih tinggi karena kurangnya keyakinan terhadap kemampuan diri dalam menghadapi tuntutan dan ketidakpastian setelah lulus. Temuan ini dapat digunakan untuk membantu fresh graduate mengelola kecemasan terhadap masa depan melalui peningkatan fresh graduate.
Copyrights © 2025