Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan gaya bahasa kiasan dalam parno adat pernikahan di Desa Koto Dian, Kecamatan Hamparan Rawang, Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi. Pendekatan yang digunakan ialah stilistika dengan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa naskah parno adat pernikahan dalam bentuk tertulis dan tuturan lisan yang direkam saat prosesi pernikahan. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, observasi, dan wawancara dengan penutur adat serta tokoh masyarakat. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi teknik dan pengecekan ulang temuan bersama pemangku adat. Hasil penelitian menunjukkan 39 data gaya bahasa kiasan yang mencakup 10 jenis, yaitu simile, metafora, alegori, personifikasi, alusi, epitet, sinekdoke, metonimia, antonomasia, dan pronomasia. Gaya bahasa kiasan digunakan untuk memperindah tuturan dan menyampaikan pesan adat secara simbolik. Unsur alam banyak dimanfaatkan sebagai lambang keharmonisan, tanggung jawab, dan keseimbangan dalam kehidupan rumah tangga. Dengan demikian, parno adat pernikahan memiliki kekhasan bahasa yang sarat makna budaya serta berpotensi mendukung pelestarian sastra lisan dan pembelajaran muatan lokal.
Copyrights © 2025