Abstract. Illegal mining activities cause ecological damage, social inequality, and economic exploitation, which demand moral responsibility across sectors, including from religious leaders. This article examines the role of Christian leadership in responding to these issues through a qualitative approach based on literature review and ethical leadership theory. By examining theological values such as justice, love, siding with the oppressed, and responsibility for creation, this study finds that Christian leadership has prophetic and strategic potential in building ethical awareness and encouraging collective action. Christian leaders are not only spiritual figures but also agents of social transformation, enabling communities to engage in dialogue, solidarity, and manage resources fairly and sustainably.Abstrak. Aktivitas tambang ilegal menimbulkan kerusakan ekologis, ketimpangan sosial, dan eksploitasi ekonomi, yang menuntut tanggung jawab moral lintas sektor, termasuk dari pemimpin keagamaan. Artikel ini mengkaji peran kepemimpinan Kristen dalam merespons isu tersebut melalui pendekatan kualitatif berbasis kajian literatur dan teori kepemimpinan etis. Dengan menelaah nilai-nilai teologis seperti keadilan, kasih, keberpihakan pada yang tertindas, dan tanggung jawab terhadap ciptaan, kajian ini menemukan bahwa kepemimpinan Kristen memiliki potensi profetik dan strategis dalam membangun kesadaran etis serta mendorong aksi kolektif. Pemimpin Kristen tidak hanya sebagai figur spiritual, tetapi juga agen transformasi sosial yang memampukan komunitas berdialog, bersolider, dan mengelola sumber daya secara adil dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025