Argulus sp. merupakan patogen utama yang menyebabkan luka pada inang yang akan diikuti infeksi sekunder. Ekstrak seduh batang pisang ambon mengandung saponin, tanin, flavonoid dan immunostimulan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi penggunaan ekstrak seduh batang pisang ambon yang tepat sebagai upaya pengobatan infeksi Argulus sp. pada ikan mas koki (Carassius auratus) dengan teknik perendaman. Ikan mas koki yang digunakan dalam penelitian ini berukuran panjang 6,06±0,70 cm dengan bobot 8,13±1,80 g. Ikan direndam dalam air yang mengandung ekstrak seduh batang pisang ambon dengan dosis berbeda yaitu 500 mg/L, 1.000 mg/L, dan 1.500 mg/L selama 1 jam. Kontrol positif adalah ikan yang tidak diberikan ekstrak. Uji tantang dilakukan dengan perendaman parasit Argulus sp. sebanyak 5 ekor parasit setiap ekor ikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua dosis yang digunakan tidak menyebabkan kematian pada uji toksisitas dan mampu menurunkan prevalensi serta intensitas parasit pada ikan. Perlakuan dosis 1.500 mg/L memberikan kelangsungan hidup ikan mas koki tertinggi pasca uji tantang sebesar 100%. Pemberian ekstrak mampu mengembalikan kesehatan ikan pasca pengobatan ditandai dengan ikan yang bergerak aktif dan peningkatan konsumsi pakan. Perlakuan dosis 1.500 mg/L adalah dosis terbaik yang digunakan untuk mengendalikan infeksi Argulus sp. pada ikan koki.
Copyrights © 2025