Kanker menjadi masalah kesehatan masyarakat di tingkat global maupun nasional. Pasien kanker sering kali menghadapi masalah seperti kecemasan dan depresi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas dukungan spiritual (spiritual support activity) berupa memfasilitasi salat dan mengaji terhadap tingkat kecemasan dan depresi pada pasien kanker stadium lanjut di Rumah Sakit Dr. Moewardi Surakarta. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimental dengan kelompok kontrol dan intervensi. Sampel yanng digunakan sebanyak 50 pasien kanker stadium lanjut dipilih menggunakan teknik convinience sampling dan dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol masing-masing 25 orang. Intervensi yang diberikan berupa memfasilitasi salat dan mengaji selama tiga hari berturut-turut. Pengukuran tingkat kecemasan dan depresi dilakukan menggunakan kuesioner Hospital Anxiety and Depression Scale (HADS) sebelum dan sesudah intervensi. Tingkat kecemasan pada partisipan menurun dari 76% menjadi 8%, dan tingkat depresi menurun dari 64% menjadi 8%, sehingga menunjukkan adanya penurunan signifikan tingkat kecemasan dan depresi pada kelompok intervensi dibanding kelompok kontrol. Aktifitas dukungan spiritual membantu pasien memperoleh ketenangan batin, mengurangi rasa takut dan kegelisahan, serta meningkatkan harapan hidup. Penelitian ini menegaskan pentingnya dukungan aktivitas spiritual sebagai bagian dari perawatan holistik untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis pasien kanker stadium lanjut.
Copyrights © 2025