Stres akademik yang dipicu oleh tuntutan kurikulum, tekanan ujian, dan persaingan merupakan masalah umum yang berdampak negatif pada kesehatan mental dan kinerja belajar siswa. Jika tidak diatasi, stres ini dapat menyebabkan kecemasan, depresi, dan burnout akademik. Intervensi konvensional sering kali berfokus pada manajemen waktu, namun kurang menyentuh akar masalah kognitif dan emosional. Mindfulness, yaitu kesadaran penuh tanpa menghakimi pada pengalaman saat ini, diusulkan sebagai strategi efektif untuk meningkatkan regulasi emosi dan ketahanan terhadap stres akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan mindfulness dalam menurunkan tingkat stres dan meningkatkan kesejahteraan psikologis siswa SMA. Sampel penelitian sebanyak 60 siswa dengan tingkat stres sedang hingga tinggi dibagi secara acak menjadi kelompok eksperimen yang menerima pelatihan Mindfulness-Based Stress Reduction (MBSR) yang dimodifikasi selama delapan minggu dan kelompok kontrol yang menerima intervensi manajemen waktu standar. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner standar pada tiga waktu pengukuran: pre-test, post-test, dan follow-up satu bulan setelah intervensi. Hasil analisis menunjukkan bahwa pelatihan mindfulness secara signifikan menurunkan stres akademik dan kecemasan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Kesimpulan penelitian ini adalah pelatihan mindfulness merupakan strategi psikologis yang efektif dan berkelanjutan untuk mengatasi stres akademik serta meningkatkan ketahanan mental siswa.
Copyrights © 2025