Latar Belakang: Hipertensi merupakan kondisi meningkatnya tekanan darah dengan kriteria tekanan sistolik ≥140 mmHg atau diastolik ≥ 90 mmHg. Kondisi ini sering tidak menimbulkan gejala, tetapi berisiko menyebabkan komplikasi serius, termasuk kematian mendadak. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat digunakan adalah rendam kaki air jahe merah hangat. Jahe merah mengandung minyak atsiri yang memberikan efek hangat, melebarkan pembuluh darah, serta membantu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Tujuan: Mengetahui pengaruh terapi rendam kaki jahe merah hangat terhadap tekanan darah penderita hipertensi di Puskesmas Plaju Palembang Tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimen dengan metode two group pre-post test design with control group. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan wawancara. Teknik pengambilan sample menggunakan purposive sampling. Sebanyak 34 responden dengan 17 kelompok intervensi dan 17 kelompok kontrol. Penelitian dilakukan di Puskesmas Plaju pada bulan Juni-Juli 2025. Hasil: Ditemukan adanya penurunan signifikan tekanan darah setelah terapi rendam kaki dengan jahe merah hangat. Intervensi dilakukan dengan cara merendam kaki selama 15 menit, tiga kali seminggu. Saran: Menjadi bahan referensi dalam pelaksanaan terutama Tridarma perguruan tinggi atau pelayanan kepada masyarakat dalam melaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sebagai tindak lanjut dari pengaruh rendam kaki dengan jahe merah hangat terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di puskesmas. Kata Kunci: Hipertensi, Jahe Merah, Rendam Kaki
Copyrights © 2025