Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Efek Menulis Ekspresif terhadap Kualitas Hidup pada Pasien Kanker Alvian Harisandy; Allenidekania Allenidekania; Giur Hargiana
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 5 No 1 (2023): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joting.v5i1.5782

Abstract

This study aims to evaluate the effect of expressive writing on quality of life in cancer patients. Data search methods were through the SpringerLink, Embase, PubMed, Proquest, and Scopus databases; all searches were carried out with complete articles with abstracts, quantitative research, both RCTs and other designs, and a selection of English language articles from 2017 to 2022, all articles were analyzed using assessment quality using JBI tools. The research results showed that 716 participants from 7 studies were analyzed in this systematic review; seven studies used an RCT design, five studies showed that expressive writing significantly improved the quality of life of cancer patients, and two studies were insignificant. In conclusion, explicit writing intervention is feasible and safe as a simple, accessible, inexpensive exercise. It has positive results related to improving the quality of life of cancer patients. Keywords: Expressive Writing, Cancer Patients, Improved Quality of Life
Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Pada Siswa Sekolah Dasar Negeri 20 Kota Palembang Putri, Anggy Utama; Rosadi, Erik; Harisandy, Alvian
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 4 (2024): Juli
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13254077

Abstract

Improving health is an effort in national development to achieve awareness, willingness and ability to live healthily for every resident in realizing a level of public health. The implementation of health development is directed at increasing awareness, willingness and ability to live with PHBS in the family, school and community environment. This community service activity aims to provide education about PHBS to elementary school students at state elementary schools. The method of implementing the activity is education consisting of counseling, video screening, discussion and question and answer. Participants in educational activities are students of SDN 20 Palembang City. The material presented is washing hands with soap before and after eating, brushing teeth and doing community service with members of the school environment to create a healthy environment. This community service activity succeeded in increasing participants' knowledge and understanding of PHBS, resulting in an increase in knowledge. PHBS educational activities in schools can be continued in other areas as an effort to foster clean and healthy living behavior at an early age
Kuesioner Pengkajian Spiritual Pada Pasien Kanker Payudara: Literatur Review Harisandy, Alvian; Putri, Anggy Utama; Arsi, Ranida; Saputra, Andre Utama; N, Nurmalasari
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2, No 4 (2024): Madani, Vol. 2, No. 4 2024
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13254263

Abstract

Measurement of spiritual outcome criteria is fundamental in both clinical practice and research. Measuring instruments for measuring outcome criteria are used to screen for spiritual distress. The purpose of this literature review is to find out what questionnaires can be used for spiritual assessment in breast cancer patients. The method used is a literature review through the Google Scholar, Proquest, Science direct, Pubmed and ClinicalKey databases. The results of the study showed that there were 5 spiritual assessment questionnaires, namely the FACIT-Sp Instrument (Functional Assessment of Chronic Illness Therapy-Spiritual), Instrument Spiritual Well-Being Scale (SWBS), FICA Instrument (Faith, Influence, Community, and Addressing spiritual concerns), Instrument Spiritual Needs Questionnaire (SpNQ), Instrument Spirituality and Spiritual Care Rating Scale (SSCRS). The conclusion is that more articles are needed on spiritual questionnaires, especially in breast cancer so that the questionnaire can be used in practice, especially in the area of oncology nursing services for breast cancer patients.
Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Pada Siswa Sekolah Dasar Negeri 20 Kota Palembang Putri, Anggy Utama; Rosadi, Erik; Harisandy, Alvian
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 4 (2024): Juli
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13254077

Abstract

Improving health is an effort in national development to achieve awareness, willingness and ability to live healthily for every resident in realizing a level of public health. The implementation of health development is directed at increasing awareness, willingness and ability to live with PHBS in the family, school and community environment. This community service activity aims to provide education about PHBS to elementary school students at state elementary schools. The method of implementing the activity is education consisting of counseling, video screening, discussion and question and answer. Participants in educational activities are students of SDN 20 Palembang City. The material presented is washing hands with soap before and after eating, brushing teeth and doing community service with members of the school environment to create a healthy environment. This community service activity succeeded in increasing participants' knowledge and understanding of PHBS, resulting in an increase in knowledge. PHBS educational activities in schools can be continued in other areas as an effort to foster clean and healthy living behavior at an early age
Penerapan Perilaku Cuci Tangan Perawat Terhadap Pencegahan Infeksi Nosokomial di Rumah Sakit Bukit Asam Medika Parmin, Selamat; Harisandy, Alvian; Safitri, Serli Wulan; Romauli, Anita
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 8 (2024): November
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14600468

Abstract

infeksi nosokomial rumah sakit pada pasien yang dirawat inap di seluruh dunia mencapai 9% atau <1,4 juta pasien. Tingginya angka kejadian infeksi nosokomial mengakibatkan kualitas mutu pelayanan kesehatan dinyatakan rendah (Irdan, 2019). Di negara berkembang termasuk Indonesia, rata-rata prevalensi infeksi nosokomial adalah sekitar 9,1 % dengan variasi 6,1%-16,0%. Di Indonesia infeksi nosokomial mencapai 15,74% jauh diatas negara maju yang berkisar 4,8 – 15,5%. Hand hygiene merupakan salah satu penerapan perawat dalam pencegahan infeksi nasokomial. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan perilaku cuci tangan perawat dengan pencegahan infeksi nosocomial di rumah sakit di Bukit Asam Medika Tahun 2024. Jenis penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian telah dilakukan bulan April sampai dengan bulan Juli tahun 2024. Populasi pada penelitian adalah semua perawat yang bertugas di Rumah Sakit Bukit Asam Medika Tahun 2024, dengan jumlah populasi sebanyak 147 orang perawat. Simple Random Sampling, yaitu setiap anggota atau unit dari populasi mempunyai kesempatan yang sama untuk diseleksi sebagai sampel berjumlah 60 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, data diolah secara komputerisasi dengan uji Chi-square. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan (66,7 %) responden dengan komunikasi terapeutik baik, (53,3 %) responden pengetahuan tinggi, (63,3%) responden sikap positif dan (60%) responden emosi rendah. Hasil analisis terdapat hubungan pengetahuan (p value = 0,007), sikap (p value=0,015)  dan emosi (p value = <0,0001) dengan penerapan komunikasi terapeutik perawat. Perlunya melakukan strategi-strategi yang dibutuhkan untuk mengoptimalkan penerapan komunikasi terapeutik perawat, misalnya dengan pemberian reward, kompetisi yang sehat, menciptakan tujuan bersama, pembiasaan /conditioning, penggunaan model dan sebagainya
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KEPATUHAN PASIEN DALAM MERAWAT LUKA DIABETES MELITUS Utami, Eni; Saputra, Andre Utama; Harisandy, Alvian; Arsi, Ranida
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 16, No 2 (2024): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v16i2.1286

Abstract

Latar Belakang: Menurut American Diabetes Association Diabetes Melitus (DM) merupakan kelompok penyakit metabolik yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa dalam darah (hiperglikemia) yang disebabkan karena gangguan sekresi insulin, penurunan kerja insulin atau akibat dari keduanya. Tujuan: Penelitian ini Mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan pasien dalam merawat luka diabetes melitus di Puskesmas Karang Agung Ilir Tahun 2024. Metode: Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan metode survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien Diabetes Melitus yang melakukan perawatan luka diabetik di Puskesmas Karang Agung Ilir Tahun 2023 yaitu berjumlah 47 orang. Sampel pada penelitian ini didapatkan 32 orang. Metode analisa data dengan cara analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian dari 32 responden menunjukkan ada hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan pasien dalam merawat luka diabetes melitus dengan nilai p value = 0,005. Kesimpulan bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan pasien dalam merawat luka diabetes melitus di Puskesmas Karang Agung Ilir Tahun 2024. Saran: Bagi petugas kesehatan diharapkan dapat meningkatkan kegiatan pendidikan kesehatan tentang penyakit diabetes melitus dan perawatan luka kepada masyarakat dengan penyuluhan dan konseling. Kata Kunci: Dukungan Keluarga, Pasien Diabetes Melitus, Tingkat Kepatuhan
Penerapan Perilaku Cuci Tangan Perawat Terhadap Pencegahan Infeksi Nosokomial di Rumah Sakit Bukit Asam Medika Parmin, Selamat; Harisandy, Alvian; Safitri, Serli Wulan; Romauli, Anita
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 8 (2024): November
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14600468

Abstract

infeksi nosokomial rumah sakit pada pasien yang dirawat inap di seluruh dunia mencapai 9% atau <1,4 juta pasien. Tingginya angka kejadian infeksi nosokomial mengakibatkan kualitas mutu pelayanan kesehatan dinyatakan rendah (Irdan, 2019). Di negara berkembang termasuk Indonesia, rata-rata prevalensi infeksi nosokomial adalah sekitar 9,1 % dengan variasi 6,1%-16,0%. Di Indonesia infeksi nosokomial mencapai 15,74% jauh diatas negara maju yang berkisar 4,8 – 15,5%. Hand hygiene merupakan salah satu penerapan perawat dalam pencegahan infeksi nasokomial. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan perilaku cuci tangan perawat dengan pencegahan infeksi nosocomial di rumah sakit di Bukit Asam Medika Tahun 2024. Jenis penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian telah dilakukan bulan April sampai dengan bulan Juli tahun 2024. Populasi pada penelitian adalah semua perawat yang bertugas di Rumah Sakit Bukit Asam Medika Tahun 2024, dengan jumlah populasi sebanyak 147 orang perawat. Simple Random Sampling, yaitu setiap anggota atau unit dari populasi mempunyai kesempatan yang sama untuk diseleksi sebagai sampel berjumlah 60 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, data diolah secara komputerisasi dengan uji Chi-square. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan (66,7 %) responden dengan komunikasi terapeutik baik, (53,3 %) responden pengetahuan tinggi, (63,3%) responden sikap positif dan (60%) responden emosi rendah. Hasil analisis terdapat hubungan pengetahuan (p value = 0,007), sikap (p value=0,015)  dan emosi (p value = <0,0001) dengan penerapan komunikasi terapeutik perawat. Perlunya melakukan strategi-strategi yang dibutuhkan untuk mengoptimalkan penerapan komunikasi terapeutik perawat, misalnya dengan pemberian reward, kompetisi yang sehat, menciptakan tujuan bersama, pembiasaan /conditioning, penggunaan model dan sebagainya
Efektifitas Latihan Range Of Motion (ROM) Terhadap Kekuatan Otot Pada Penderita Stroke di Panti Sosial Lanjut Usia Harapan Kita Parmin, Selamat; Rosadi, Erik; Harisandy, Alvian; Safitri, Serli Wulan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 5 (2025): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i5.2703

Abstract

Stroke merupakan suatu kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke suatu bagian otak tiba-tiba terganggu, karena sebagian sel-sel otak mengalami kematian akibat gangguan aliran darah karena sumbatan atau pecahnya pembulu darah otak. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini untuk memberikan pembelajaran menganai Range Of Motion dengan kekuatan otot pada penderita stroke Di Panti Sosial Lanjut Usia Harapan Kita. Pengabdian kepada Masyarakat ini menggunakan kelompok subjek yang memenuhi kriteria yaitu kelompok intervensi dengan jumlah sample yaitu 30 orang, teknik pengumpulan data yang dipakai menggunakan kuesioner, 30 responden diberikan intervensi Range Of Motion dalam seminggu. Berdasarkan hasil analisa kekuatan otot sebelum dan sesudah kelompok intervensi yang diberikan ROM mengunakan uji Paired Samples T-Test pada kelompok intervensi diperoleh p value =0,004 (p < 0,05), yang bahwa kelompok intervensi terdapat pengaruh yang signifikan antara Range Of Motion terhadap pengaruh kekuatan otot pada penderita stroke. Hasil analisis uji Independen T-test menunjukan bahwa secara statistik tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest kelompok intervensi, serta dengan postest kelompok intervensi.
Penerapan Terapi Musik Klasik Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi Selamat Parmin; Alvian Harisandy; Serli Wulan Safitri; Sindi Wulandari
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v6i2.46534

Abstract

Hipertensi merupakan kondisi yang ditandai dengan kenaikan tekanan darah yang melebihi batas normal yaitu tekanan darahnya melebihi 140/90 mmHg. Musik klasik yang sering menjadi acuan adalah musik klasik Mozart karena hampir semua karya Mozart memiliki nada-nada dengan frekuensi tinggi. Terapi musik ini dilakukan 1 kali sehari selama 3 hari dengan durasi 30 menit menggunakan handphone yang dipasang earphone yang telah tersambung musik klasik dengan volume sedang kepada responden. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada Pengaruh Terapi Musik Klasik Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi di Wilayah UPTD Puskesmas Gumawang Kabupaten OKU Timur Tahun 2024. Desain penelitian yang di gunakan quasi-eksperimen dengan rancangan penelitian (two group pretest-posttest design). Sampel penelitian adalah penderita hipertensi di UPTD Puskesmas Gumawang sebanyak 42 responden. Analisa data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai rata-rata penurunan tekanan darah sebelum dilakukan terapi musik klasik yaitu 3.57, sesudah 2.62 didukung dengan nilai signifikansi p-value sebesar 0,000 < 0,05 dapat diartikan bahwa ada pengaruh terapi musik klasik terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di UPTD Puskesmas Gumawang. Kesimpulan terdapat pengaruh signifikan antara terapi musik klasik terhadap penurunan tekanan darah. Saran penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan dalam terapi musik klasik terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi.
Terapi Seni Pada Pasien Anak dengan Kanker : Literatur Review Harisandy, Alvian; Rosadi, Erik; Afdhal, Fitri; Subantara, Dandi Oka; Sari, Anggia Prima
JURNAL KESEHATAN TERAPAN Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Terapan
Publisher : LPPM Universitas Kader Bangsa Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jk.v11i2.802

Abstract

Children with cancer will face physical, psychological, social and spiritual problems and can lead to death throughout the course of the disease. Implementing art therapy interventions into the holistic care of pediatric oncology patients can help maximize quality of life and obtain appropriate means of communication. The aim of this literature review is to determine the effectiveness of art therapy in pediatric cancer patients. The method used is a literature review using the Google Scholar Proquest, Science Direct and Pubmed databases. The research results showed that from the 6 articles there were 3 themes of art therapy, namely expressive writing, drawing, and bibliotherapy, which generally had a positive impact on the patient's health well-being and improved quality of life. In conclusion, more research is needed on art therapy in cancer patients, especially in pediatric cancer, so that art therapy becomes a new and efficient supportive intervention in routine practice that is easy to apply without harm and side effects in pediatric patients with cancer.