Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) pada hakikatnya ialah pendidikan yang diselenggarakan dengan tujuan untuk memfasilitasi pertumbuhan dan perkembangan anak secara menyeluruh. Pendidikan musik anak usia dini adalah salah satu alternatif yang dapat ditempuh untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan anak. Angklung adalah salah satu alat musik yang kaya akan nilai-nilai dan dapat mewariskan budaya-budaya Indonesia pada generasi sekarang. Dengan bermain musik angklung anak diharapkan dapat meningkatkan kreatifitas dan imajinasi, meningkatkan kecerdasan, meningkatkan daya ingat, dan membantu pengembangan kecerdasan lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh bermain alat musik tradisional angklung terhadap perkembangan kognitif anak usia dini di KB At-Taqwa Indralayang. Angklung, sebagai salah satu alat musik tradisional khas Indonesia, memiliki karakteristik unik yang melibatkan aktivitas motorik, pendengaran, dan konsentrasi secara simultan. Kegiatan bermain angklung tidak hanya memperkenalkan anak pada kekayaan budaya lokal, tetapi juga berpotensi mendukung perkembangan aspek kognitif seperti kemampuan memecahkan masalah, perhatian, daya ingat, serta koordinasi multisensorik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif, yakni menggunakan pengumpulan data angket yang kemudian diolah menggunakan program statistik sehingga dapat diketahui angka/besarnya pengaruh bermain alat musik tradisional angklung di KB At-Taqwa Indralayang terhadap siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik random sampling, yakni teknik pengambilan sampel yang dilakukan dengan cara sebagian yang diambil. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di KB At-Taqwa. Sedangkan sampel penelitian yang dijadikan responden adalah siswa kelompok B yang berjumlah 16 siswa. Dari penelitian yang telah dilakukan, maka diperoleh hasil positif adanya pengaruh bermain musik tradisional angklung terhadap perkembangan kognitif anak usia dini. Hal ini dibuktikan dengan besar angka koefisien determinasi atau R square adalah sebesar 0,597. Menunjukkan bahwa 59,7% bermain alat musik tradisional angklung mempengaruhi perkembangan kognitif anak usia dini. Sedangkan sisanya 40,3% dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini.
Copyrights © 2024