Penyakit tidak menular (PTM) merupakan tantangan kesehatan besar di Indonesia dan dunia, dengan lansia sebagai kelompok yang paling berisiko. Salah satu masalah yang sering dialami adalah tingginya kadar kolesterol, yang dapat memicu komplikasi seperti stroke dan penyakit jantung koroner. Intervensi nutrisi, termasuk konsumsi makanan berbahan beras merah, menjadi pilihan yang efektif karena kandungan bioaktifnya mampu menurunkan kolesterol total, trigliserida, serta LDL, dan meningkatkan HDL. Kegiatan ini dilaksanakan melalui metode Action Research dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR), melibatkan partisipasi lansia di Panti Sosial Tresna Wreda Meci Angi. Intervensi meliputi edukasi gizi dan pemberian bubur ayam beras merah untuk meningkatkan pemahaman dan perubahan perilaku terkait pengendalian kolesterol. Hasil pelaksanaan menunjukkan respons positif dari lansia dan pengurus panti. Bubur ayam beras merah diterima dengan baik sebagai makanan sehat, dan program ini berhasil meningkatkan pengetahuan serta motivasi lansia untuk menerapkan gaya hidup yang lebih sehat. Secara keseluruhan, intervensi ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran kesehatan dan berpotensi membantu menurunkan kadar kolesterol
Copyrights © 2026