Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FORMULASI PENGEMBANGAN IKAN BELIDA (Chitala lopis) DAN WORTEL (Daucus carota l.) SEBAGAI ALTERNATIF MAKANAN KUDAPANĀ  PADA BALITA STUNTING Suska Ari Setyawan; Satriani; Nur Abri Joto
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 2 April (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu upaya pencegahan stunting adalah dengan meningkatkan asupan gizi anak, termasuk melalui penyediaan kudapan (camilan) sehat yang kaya akan nutrisi. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pemberian sempol ikan belida dan wortel sebagai alternatif makanan kudapan pada balita stunting. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimental untuk menguji pengaruh penambahan wortel terhadap karakteristik organoleptik sempol ikan Belida. Hasil dalam penelitian ini adalah penambahan wortel dalam jumlah lebih tinggi pada sempol ikan Belida memberikan efek positif terhadap preferensi konsumen. Kombinasi ini tidak hanya memperkaya warna dan aroma, tetapi juga menciptakan sensasi rasa dan tekstur yang lebih disukai. Formulasi P4 dapat dipertimbangkan sebagai alternatif produk olahan ikan yang lebih menarik dan bernilai tambah.
Intervensi Edukasi Gizi dan Pemberian Bubur Beras Merah untuk Penurunan Kolesterol Lansia Khatimah, Nur Husnul; Nur Abri Joto; Nurul Ramadhan; Dea Zara Avila; Alkhair; Muammar Iksan
Journal of Excellence Humanities and Religiosity Vol. 3 No. 1 (2026): Januari (2026)
Publisher : Journal of Excellence Humanities and Religiosity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34304/joehr.v3i1.452

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) merupakan tantangan kesehatan besar di Indonesia dan dunia, dengan lansia sebagai kelompok yang paling berisiko. Salah satu masalah yang sering dialami adalah tingginya kadar kolesterol, yang dapat memicu komplikasi seperti stroke dan penyakit jantung koroner. Intervensi nutrisi, termasuk konsumsi makanan berbahan beras merah, menjadi pilihan yang efektif karena kandungan bioaktifnya mampu menurunkan kolesterol total, trigliserida, serta LDL, dan meningkatkan HDL. Kegiatan ini dilaksanakan melalui metode Action Research dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR), melibatkan partisipasi lansia di Panti Sosial Tresna Wreda Meci Angi. Intervensi meliputi edukasi gizi dan pemberian bubur ayam beras merah untuk meningkatkan pemahaman dan perubahan perilaku terkait pengendalian kolesterol. Hasil pelaksanaan menunjukkan respons positif dari lansia dan pengurus panti. Bubur ayam beras merah diterima dengan baik sebagai makanan sehat, dan program ini berhasil meningkatkan pengetahuan serta motivasi lansia untuk menerapkan gaya hidup yang lebih sehat. Secara keseluruhan, intervensi ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran kesehatan dan berpotensi membantu menurunkan kadar kolesterol