Peningkatan konsumsi plastik sekali pakai di berbagai daerah mendorong perlunya alternatif yang lebih berkelanjutan, termasuk melalui praktik konsumsi air isi ulang. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi persepsi masyarakat Kabupaten Bone Bolango terhadap konsumsi air isi ulang dengan menilai aspek keamanan dan kualitas, persepsi risiko, kemudahan akses, pengalaman penggunaan, serta pengaruh norma sosial dalam keputusan konsumsi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 91 responden, dilengkapi wawancara mendalam untuk memperkaya temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap air isi ulang berada pada kategori baik, ditandai oleh kepercayaan tinggi terhadap rasa dan higienitas air, kemudahan akses depot, serta pengalaman penggunaan yang umumnya positif. Meskipun demikian, kekhawatiran mengenai ketidakseragaman kualitas antar-depot masih muncul sebagai bentuk persepsi risiko yang dapat memengaruhi keputusan konsumsi. Selain itu, norma sosial serta pertimbangan ekonomi terbukti memperkuat penerimaan masyarakat terhadap layanan refill. Temuan ini menegaskan bahwa sistem air minum isi ulang berpotensi menjadi strategi efektif pengurangan plastik sekali pakai di Kabupaten Bone Bolango, dengan catatan peningkatan standar sanitasi, transparansi pengelolaan depot, dan edukasi publik harus diperkuat untuk menjaga kepercayaan dan keberlanjutan praktik konsumsi. Kata Kunci: air minum isi ulang, persepsi masyarakat, refill, sampah plastik, Bone Bolango
Copyrights © 2025