Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

From Bottle to Tap: A Systematic Review of Interventions That Shift Beverage Intake from Sugar-Sweetened and Bottled Drinks to Tap Water Pakaya, Dudiyanto; Lihawa, Fitriyane; K Baderan, Dewi Wahyuni
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 3 No. 12 (2025): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v3i12.2503

Abstract

Rising consumption of bottled water and sugar-sweetened beverages poses challenges for health, environmental sustainability, and equity in access to safe drinking water. This systematic review examines interventions promoting a shift from bottled drinks to tap or plain water, focusing on behavioral mechanisms and impacts on health, nutrition, and the environment. Studies reviewed included diverse settings and methodologies, assessing outcomes related to beverage intake and associated indicators. Successful interventions combined infrastructure improvements, such as hydration stations, with education and policy changes favoring tap water. Behavioral responses were influenced by perceptions of safety and taste, while socio-economic and demographic factors affected effectiveness. Interventions generally led to reduced consumption of sugar-sweetened beverages and increased tap-water intake, with evidence of improved health outcomes in high-risk populations. Modelling studies anticipated significant reductions in greenhouse gas emissions and resource use by substituting tap water for bottled beverages. The review concludes that well-designed interventions can foster healthier beverage systems but calls for longer-term assessments that encompass health, environmental, and equity outcomes.
PERSEPSI MASYARAKAT KABUPATEN BONE BOLANGO TERHADAP PRAKTIK BAIK KONSUMSI AIR ISI ULANG SEBAGAI UPAYA REDUKSI PLASTIK SEKALI PAKAI DI GORONTALO Pakaya, Dudiyanto; Dunggio, Iswan; Rahim, Sukirman
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 12 No. 2 (2025): 2025 Desember
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v12i2.661

Abstract

Peningkatan konsumsi plastik sekali pakai di berbagai daerah mendorong perlunya alternatif yang lebih berkelanjutan, termasuk melalui praktik konsumsi air isi ulang. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi persepsi masyarakat Kabupaten Bone Bolango terhadap konsumsi air isi ulang dengan menilai aspek keamanan dan kualitas, persepsi risiko, kemudahan akses, pengalaman penggunaan, serta pengaruh norma sosial dalam keputusan konsumsi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 91 responden, dilengkapi wawancara mendalam untuk memperkaya temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap air isi ulang berada pada kategori baik, ditandai oleh kepercayaan tinggi terhadap rasa dan higienitas air, kemudahan akses depot, serta pengalaman penggunaan yang umumnya positif. Meskipun demikian, kekhawatiran mengenai ketidakseragaman kualitas antar-depot masih muncul sebagai bentuk persepsi risiko yang dapat memengaruhi keputusan konsumsi. Selain itu, norma sosial serta pertimbangan ekonomi terbukti memperkuat penerimaan masyarakat terhadap layanan refill. Temuan ini menegaskan bahwa sistem air minum isi ulang berpotensi menjadi strategi efektif pengurangan plastik sekali pakai di Kabupaten Bone Bolango, dengan catatan peningkatan standar sanitasi, transparansi pengelolaan depot, dan edukasi publik harus diperkuat untuk menjaga kepercayaan dan keberlanjutan praktik konsumsi. Kata Kunci: air minum isi ulang, persepsi masyarakat, refill, sampah plastik, Bone Bolango
From Bottle to Tap: A Systematic Review of Interventions That Shift Beverage Intake from Sugar-Sweetened and Bottled Drinks to Tap Water Pakaya, Dudiyanto; Lihawa, Fitriyane; K Baderan, Dewi Wahyuni
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 3 No. 12 (2025): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v3i12.2503

Abstract

Rising consumption of bottled water and sugar-sweetened beverages poses challenges for health, environmental sustainability, and equity in access to safe drinking water. This systematic review examines interventions promoting a shift from bottled drinks to tap or plain water, focusing on behavioral mechanisms and impacts on health, nutrition, and the environment. Studies reviewed included diverse settings and methodologies, assessing outcomes related to beverage intake and associated indicators. Successful interventions combined infrastructure improvements, such as hydration stations, with education and policy changes favoring tap water. Behavioral responses were influenced by perceptions of safety and taste, while socio-economic and demographic factors affected effectiveness. Interventions generally led to reduced consumption of sugar-sweetened beverages and increased tap-water intake, with evidence of improved health outcomes in high-risk populations. Modelling studies anticipated significant reductions in greenhouse gas emissions and resource use by substituting tap water for bottled beverages. The review concludes that well-designed interventions can foster healthier beverage systems but calls for longer-term assessments that encompass health, environmental, and equity outcomes.
DINAMIKA IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERLINDUNGAN MANGROVE DALAM RZWP3K PROVINSI GORONTALO: STUDI KASUS KABUPATEN POHUWATO Malik, Safira Putri H.; Pakaya, Dudiyanto; Dunggio, Iswan; Harun, Amanda Adelina
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 12 No. 2 (2025): 2025 Desember
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v12i2.606

Abstract

ABSTRAK Ekosistem mangrove di Provinsi Gorontalo, khususnya di Kabupaten Pohuwato, menghadapi perubahan tutupan lahan yang cukup signifikan akibat aktivitas budidaya perikanan. Sebagai respons yuridis, Pemerintah Provinsi Gorontalo menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2021 tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) Tahun 2021-2041. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi Perda RZWP3K dalam melindungi ekosistem mangrove, dengan fokus pada dinamika antara regulasi (das sollen) dan realitas lapangan (das sein). Penelitian ini menggunakan metode yuridis-empiris dengan pendekatan socio-legal research. Data dikumpulkan melalui studi dokumen terhadap regulasi terkait dan data sekunder faktual dari laporan audit negara serta jurnal ilmiah terakreditasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya dinamika implementasi (implementation dynamics) yang perlu mendapat perhatian. Secara de jure, Perda telah menetapkan alokasi Zona Konservasi dan mekanisme perizinan yang ketat. Namun, secara de facto, data Audit BPK (2025) mencatat bahwa seluas 7.679,64 hektar mangrove di Pohuwato telah dimanfaatkan menjadi tambak, yang mengindikasikan perlunya optimalisasi pengelolaan sumber daya pesisir. Analisis menggunakan teori implementasi George C. Edwards III mengidentifikasi tantangan utama pada aspek sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Disimpulkan bahwa diperlukan penguatan sinergi penegakan hukum dan integrasi kebijakan lintas sektor agar Perda RZWP3K lebih efektif dalam mengendalikan perubahan tutupan lahan mangrove di Gorontalo. Kata Kunci: RZWP3K, Mangrove, Gorontalo, Dinamika Implementasi, Tantangan Institusional