GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan
Vol. 13 No. 1 (2026): 2026 Januari

GORONTALO GREEN SCHOOL SEBAGAI MODEL PENDIDIKAN EKOLOGIS: STUDI NARATIF AKSIOLOGI DI KAWASAN PERDESAAN INDONESIA TIMUR

Diko, Abdullah Kadir (Unknown)
Hasim (Unknown)
Baruwadi, Mahludin H. (Unknown)



Article Info

Publish Date
03 Jan 2026

Abstract

Krisis lingkungan di banyak wilayah perdesaan Indonesia tidak hanya dipicu oleh tekanan ekonomi dan tata kelola sumber daya alam, tetapi juga oleh lemahnya pembentukan nilai (aksiologi) dalam praktik pendidikan sehari-hari. Artikel ini mengkaji Gorontalo Green School sebagai model pendidikan ekologis berbasis komunitas yang dikembangkan di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo (Indonesia Timur), sejak akhir 2023 hingga 2025. Penelitian dirancang sebagai studi kasus naratif-aksiologis dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui analisis dokumen program (modul, catatan kegiatan, materi sosialisasi, dan dokumen pendukung), observasi partisipatif atas kegiatan pembelajaran dan aksi lingkungan, serta wawancara semi-terstruktur terhadap 16 informan kunci yang terlibat dalam perancangan dan implementasi program (inisiator program, pengelola yayasan, guru, siswa, serta mitra lokal). Analisis dilakukan dengan penelusuran tema dan kategorisasi nilai untuk memetakan bagaimana nilai “adil dan lestari” diterjemahkan menjadi kebiasaan, latihan, dan tata kelola program. Hasil menunjukkan bahwa Gorontalo Green School menempatkan “nilai” sebagai pusat desain program melalui empat jalur utama: (1) penguatan kapasitas guru untuk integrasi materi lingkungan lintas mata pelajaran; (2) pembelajaran berbasis praktik seperti pemilahan sampah dan kompos; (3) skema “pohon induk asuh” yang menghargai tanggung jawab pribadi siswa dengan ekologi kebun/agroforestri; dan (4) pembingkaian nilai melalui kearifan lokal serta ruang belajar berbasis lanskap perdesaan. Diskusi menegaskan bahwa kekuatan utama model ini bukan semata-mata pada kegiatan, melainkan pada mekanisme pembiasaan yang konsisten sehingga nilai ekologis menjadi etos bersama (etos kolektif) yang relevan bagi kebijakan pembangunan daerah berbasis bukti. Studi ini berkontribusi pada literatur ekologi pendidikan dengan menawarkan kerangka aksiologi terapan yang dapat direplikasi pada konteks perdesaan lain, sekaligus menggarisbawahi kebutuhan penguatan bukti (data) dan kemitraan multi-pihak untuk keberlanjutan program. Kata kunci: Gorontalo Green School, Pendidikan ekologis; aksiologi; pembelajaran berbasis praktik

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

description

Publisher

Subject

Humanities Education Environmental Science Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan mempublikasi hasil penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat meliputi bidang 1. Politik Lokal (Perilaku dan partisipasi politik, Pemilihan kepala daerah, Pemilihan legislatif di tingkat daerah, dan lain sebagainya). 2. ...