ABSTRACTThe problem of waste transportation in Timbangan Urban Village, Ogan Ilir Regency, is still not optimal due to limited operating fleets, irregular schedules, and inadequate personnel capacity. This condition causes waste to pile up at temporary storage sites and along roads, thereby impacting the environment and public health. This study aims to recommend policies related to waste transportation issues that can improve waste transportation performance through six Dunn evaluation criteria, namely effectiveness, efficiency, adequacy, fairness, responsiveness, and suitability. The research approach is qualitative with the support of simple quantitative analysis, through in-depth interviews, field observations, documentation, and relevant literature studies. Three policy alternatives were developed, namely adding trucks to the fleet, optimizing fleet maintenance accompanied by increasing staff capacity, and adding the number of TPS. The results of the study show that the alternative of optimizing fleet maintenance and increasing staff capacity received the highest score of 22 because it was considered more efficient, sustainable, and capable of improving operational stability without requiring a large budget. These findings confirm that strengthening maintenance and increasing staff competence are the most appropriate strategies to effectively and sustainably address waste transportation issues in Timbangan Urban Village.Keywords: Policy Analysis, Waste Transportation, Timbangan Urban Village ABSTRAK Permasalahan pengangkutan sampah di Kelurahan Timbangan, Kabupaten Ogan Ilir, masih belum optimal akibat terbatasnya armada beroperasi, ketidakteraturan jadwal ritase, serta kapasitas petugas yang belum memadai. Kondisi ini menyebabkan penumpukan sampah di TPS maupun sepanjang jalan sehingga menimbulkan dampak lingkungan dan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk merekomendasikan kebijakan terkait permasalahan pengangkutan sampah yang dapat meningkatkan kinerja pengangkutan sampah melalui enam kriteria evaluasi Dunn, yaitu efektivitas, efisiensi, kecukupan, keadilan, responsivitas, dan kesesuaian. Pendekatan penelitian bersifat kualitatif dengan dukungan analisis kuantitatif sederhana, melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dokumentasi, serta studi literatur yang relevan. Tiga alternatif kebijakan yang disusun, yaitu penambahan armada truk, optimalisasi pemeliharaan armada disertai peningkatan kapasitas petugas, serta penambahan jumlah TPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alternatif optimalisasi pemeliharaan armada dan peningkatan kapasitas petugas memperoleh skor tertinggi berjumlah 22 karena dinilai lebih efisien, berkelanjutan, serta mampu meningkatkan stabilitas operasional tanpa kebutuhan anggaran yang besar. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan pemeliharaan dan peningkatan kompetensi petugas merupakan strategi yang paling tepat untuk menjawab permasalahan pengangkutan sampah di Kelurahan Timbangan secara efektif dan berkelanjutanKata kunci: Analisis Kebijakan, Pengangkutan Sampah, Kelurahan Timbangan
Copyrights © 2026