Transisi dari SMA ke perguruan tinggi merupakan fase penting yang menuntut kemampuan adaptasi sosial dankomunikasi interpersonal, khususnya bagi mahasiswa baru yang tinggal di asrama. Penelitian ini bertujuan mengetahuipengaruh adaptasi sosial dan kualitas komunikasi interpersonal terhadap subjective well-being mahasiswa baruUniversitas Telkom angkatan 2024. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode survei, melibatkan 382mahasiswa asrama. Kualitas komunikasi interpersonal dianalisis berdasarkan teori DeVito (2022) yang mencakupelemen seperti feedback, feedforward, channel, purposes, mindfulness, content and relationship, context adjusment,communication choices, noise management, and code-switching. Hasil menunjukkan adaptasi sosial berkontribusisebesar 82%, komunikasi interpersonal sebesar 61%, dan secara simultan keduanya sebesar 87% terhadap subjectivewell-being. Hasil ini menunjukkan pentingnya fleksibilitas, keterampilan interpersonal, dan kesadaran diri dalammendukung kesejahteraan mahasiswa. Penelitian ini merekomendasikan adanya program pendampingan dan layanankonseling untuk mendukung mahasiswa baru. Kata Kunci : Adaptasi Sosial, Komunikasi Interpersonal, Subjective Well-being
Copyrights © 2025