Penelitian ini mengkaji penggunaan Bahasa Jaksel sebagai alat penguatan identitas Komunitas BOT (Batavia OnTelkom) di Telkom University. Bahasa Jaksel, campuran bahasa Indonesia, Inggris, dan slang lokal, mencerminkankreativitas linguistik dan identitas anak muda urban. Dengan pendekatan etnografi komunikasi, penelitian inimenganalisis praktik linguistik, aspek pragmatik, dan pengaruh media sosial untuk memahami peran Bahasa Jakseldalam memperkuat solidaritas kelompok di luar Jakarta. Penelitian ini mengisi kesenjangan studi sebelumnya yangberfokus pada Jakarta atau platform digital, serta menawarkan rekomendasi bagi pendidik untuk memanfaatkanBahasa Jaksel dalam memperkuat solidaritas tanpa mengabaikan bahasa formal.Kata kunci: Bahasa Jaksel, identitas komunitas, Komunitas BOT, Telkom University, Sosiolinguistik
Copyrights © 2025