Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji latar belakang pendidikan, tingkat hafalan Al-Qur’an, serta pengaruh latar belakang pendidikan terhadap tingkat hafalan mahasiswi di Ma’had Al-Jami’ah IAIN Langsa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan responden sebanyak 30 orang. Metode pengumpulan data meliputi tes, survei, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswi yang memiliki latar belakang pendidikan agama, seperti pesantren, MAN, atau MAS, cenderung lebih efektif dalam menghafal Al-Qur’an dibandingkan dengan mahasiswi yang berasal dari pendidikan umum, seperti SMA atau SMK. Hal ini disebabkan karena mereka dari pendidikan agama umumnya telah memiliki pengalaman menghafal Al-Qur’an sebelumnya, sedangkan siswa dari pendidikan umum membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan metode hafalan tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa latar belakang pendidikan berpengaruh signifikan terhadap kemampuan menghafal Al-Qur’an. Temuan ini dapat dijadikan sebagai acuan untuk meningkatkan program pembelajaran berbasis hafalan Al-Qur’an di lingkungan Ma’had Al-Jami’ah.
Copyrights © 2025