Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan perlawanan tokoh perempuan dalam budaya patriarki masyarakat Madura. Pendekatan dalam penelitian ini ialah penelitian kualitatif dengan desain kualitatif deskriptif. Data dalam penelitian ini adalah teks tertulis berupa kalimat, ungkapan, dialog maupun perilaku dan perbuatan tokoh serta apa yang dialami perempuan yang terdapat dalam kumpulan cerpen yang berjudul ‘Kembang Selir’. Sumber data dalam penelitian ini adalah kumpulan cerpen ‘Kembang Selir’ karya Muna Masyari, yang diterbitkan oleh DIVA Press dengan tebal 130 halaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para tokoh perempuan dalam cerpen menyuarakan hak martabat diri dengan menentang budaya patriarki di Madura sehingga terjadilah perlawanan perempuan. Melalui analisis mendalam terhadap kumpulan cerpen Kembang Selir, penelitian ini menemukan bahwa perlawanan perempuan dalam kumpulan cerpen tersebut berbentuk perlawanan verbal dan perlawanan nonverbal.
Copyrights © 2026