Latar Belakang: Anemia pada kehamilan merupakan salah satu masalah kesehatan maternal yang prevalensinya masih tinggi, terutama di negara berkembang, dan berkontribusi terhadap meningkatnya risiko kesakitan dan kematian ibu serta bayi. Kolaborasi kebidanan dan farmasi menjadi pendekatan strategis dalam upaya penanggulangan anemia sebagai bagian dari penyakit tidak menular. Tujuan: Scoping review ini bertujuan untuk memetakan bukti ilmiah terkait pendekatan kolaboratif kebidanan dan farmasi dalam penatalaksanaan anemia pada kehamilan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode scoping review berdasarkan Arksey dan O’Malley serta pelaporan mengikuti pedoman PRISMA-ScR. Kriteria inklusi meliputi artikel penelitian primer yang dipublikasikan dalam 10 tahun terakhir, berbahasa Inggris dan relevan dengan topik. Sebanyak tujuh artikel terpilih dianalisis secara tematik dan dinilai kualitasnya menggunakan Joanna Briggs Institute (JBI) Critical Appraisal Checklist. Hasil: Sintesis data menghasilkan tiga tema utama, yaitu: (1) beban dan faktor risiko anemia pada kehamilan, (2) peran intervensi kebidanan dan farmasi dalam pencegahan dan terapi anemia, serta (3) kolaborasi interprofesional bidan dan farmasis dalam edukasi, terapi, dan keamanan obat. Simpulan: Kolaborasi kebidanan dan farmasi merupakan pendekatan yang efektif dan esensial dalam penatalaksanaan anemia pada kehamilan. Integrasi peran bidan dan farmasis dalam pelayanan antenatal berpotensi meningkatkan kualitas asuhan, kepatuhan terapi, serta keselamatan ibu dan janin.
Copyrights © 2026