Pernikahan dini adalah pernikahan yang terjadi pada usia di bawah 19 tahun dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, terutama faktor ekonomi dan rendahnya tingkat pendidikan. Orang tua dengan keterbatasan ekonomi cenderung menikahkan anaknya lebih awal karena tidak mampu melanjutkan pendidikan anak. Selain itu, kehamilan pada usia remaja akibat perilaku seksual berisiko juga menjadi salah satu penyebab terjadinya pernikahan dini. Pernikahan dini dapat berdampak pada kesiapan ibu dalam menjalankan peran pengasuhan, khususnya dalam perawatan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pernikahan dini dengan kualitas perawatan bayi di Puskesmas Pembantu. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 38 responden yang memiliki riwayat pernikahan dini. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner untuk menilai kualitas perawatan bayi, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pernikahan dini dengan kualitas perawatan bayi, dengan nilai p < 0,002 (p < 0,05). Ibu yang menikah pada usia dini cenderung memiliki kematangan emosional dan finansial yang lebih rendah sehingga berpotensi memengaruhi kualitas perawatan bayi. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pernikahan dini berhubungan secara signifikan dengan kualitas perawatan bayi.
Copyrights © 2026