Artikel ini bertujuan untuk menganalisis integrasi kurikulum takhassus (kekhususan) pesantren dengan kebutuhan dunia kerja melalui implementasi pendidikan entrepreneurship berbasis nilai zuhud. Pesantren sebagai lembaga pendidikan tradisional Islam memiliki potensi besar untuk menghasilkan sumber daya manusia yang tidak hanya religius, tetapi juga mandiri secara ekonomi. Dalam konteks modern, dunia kerja menuntut lulusan yang memiliki soft skills, daya kreativitas, dan kemampuan mengelola usaha mandiri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan studi kasus pada kurikulum entrepreneurship yang diintegrasikan dengan nilai-nilai zuhud dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum entrepreneurship berbasis nilai zuhud dapat membentuk karakter wirausaha yang tidak materialistis, beretika, dan berorientasi pada kemanfaatan sosial. Integrasi ini juga meningkatkan kemampuan santri dalam mengembangkan usaha kreatif, mengelola keuangan sederhana, serta memahami etika bisnis Islam. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pengembangan kurikulum pesantren yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja tanpa menghilangkan identitas spiritual pesantren.
Copyrights © 2025