Penelitian yang berjudul Analisis Penggunaan Bahasa Arkais pada Masyarakat Pidie bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana bentuk dan fungsi bahasa arkais yang masih digunakan oleh masyarakat Pidie dalam berbagai konteks sosial dan budaya. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pelestarian kosakata arkais di tengah arus modernisasi. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Pidie yang memiliki kekayaan budaya dan tradisi lisan yang kuat, pada bulan Juni 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa arkais masih digunakan terutama oleh generasi tua dalam konteks adat, keagamaan, dan interaksi keluarga, dengan contoh penggunaan kata-kata seperti abin, amak, dan aleuhat. Penggunaan ini berperan penting dalam melestarikan nilai-nilai budaya dan identitas lokal masyarakat Pidie. Faktor pendukung pelestarian bahasa arkais meliputi pengaruh adat, tradisi lisan, peran generasi tua, dan kebanggaan terhadap identitas budaya. Peneliti merekomendasikan perlunya dokumentasi dan pembelajaran kosakata arkais dalam pendidikan dan budaya lokal agar tidak punah tergerus zaman.Kata Kunci: Bahasa Arkais, Masyarakat Pidie, Tradisi Lisan, Identitas Budaya
Copyrights © 2025