Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Game–based Learning (GBL) terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa pada materi bangun ruang sisi datar. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tipe nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII di salah satu MTs Swasta di Kabupaten Deli Serdang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan mempertimbangkan kesetaraan kemampuan akademik siswa. Instrumen penelitian berupa tes uraian kemampuan berpikir kritis matematis yang mencakup empat indikator, yaitu interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi. Data dianalisis menggunakan uji independent sample t-test. Hasil uji menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan berpikir kritis matematis siswa pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan nilai signifikansi sebesar 0,009 < 0,05. Rata-rata nilai post-test kelompok eksperimen sebesar 75,40, sedangkan kelompok kontrol sebesar 68,00, dengan peningkatan rata-rata yang lebih tinggi pada kelompol eksperimen. Dengan demikian, model GBL berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa dan memberikan implikasi dalam peningkatan kualitas pembelajaran matematika yang berorientasi pada pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa.
Copyrights © 2026