Perkembangan Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT) memiliki potensi besar dalam mendukung perencanaan hunian cerdas, khususnya pada visualisasi desain dan pemantauan lingkungan ruang. Pada masyarakat pesisir Desa Bajo, hunian panggung menghadapi tantangan berupa suhu dan kelembaban tinggi, dinamika perairan, serta kerentanan material terhadap lingkungan pesisir. Namun, pemanfaatan AI dan IoT di tingkat masyarakat masih terbatas dan belum terintegrasi dalam proses perencanaan hunian. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menyusun model edukatif dan rekomendasi konseptual pemanfaatan AI dan IoT sederhana dalam perencanaan hunian cerdas bagi masyarakat pesisir Desa Bajo berbasis studi literatur dan pemantauan awal. Metode yang digunakan adalah kualitatif eksploratif melalui kajian literatur, observasi awal, dan diskusi partisipatif untuk memetakan pemahaman masyarakat. Dalam kegiatan ini, IoT diposisikan secara konseptual sebagai sistem pemantauan lingkungan hunian berbasis sensor suhu dan kelembaban, sedangkan AI dimaknai sebagai media visualisasi dan simulasi desain hunian panggung pesisir. Luaran kegiatan berupa model konseptual hunian panggung cerdas, modul edukasi, dan panduan rekomendasi pemanfaatan teknologi, serta dokumentasi pemantauan awal sebagai dasar perancangan program pendampingan lanjutan. Kegiatan ini diharapkan menjadi pijakan awal dalam meningkatkan literasi teknologi masyarakat Bajo serta menyusun arah pengembangan hunian cerdas pesisir yang adaptif dan kontekstual.
Copyrights © 2025