Penelitian ini mengkaji dampak latihan interval training terhadap peningkatan daya tahan anaerobik pada atlet pencak silat Satria Muda Indonesia di Kabupaten Padang Pariaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode latihan interval training dalam meningkatkan daya tahan anaerobik atlet pencak silat Satria Muda Indonesia di daerah tersebut. Jenis penelitian yang dilakukan adalah eksperimen, dengan desain "One Group Pretest-Posttest". Penelitian ini dilaksanakan di Gedung Serbaguna Kapalo Koto. Sampel yang digunakan terdiri dari 20 atlet putri pencak silat Satria Muda Indonesia di Kabupaten Padang Pariaman. Instrumen yang digunakan untuk penelitian ini adalah pengukuran daya tahan anaerobik. Hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh signifikan dari latihan interval training terhadap peningkatan daya tahan anaerobik atlet pencak silat Satria Muda Indonesia, dengan nilai thitung (7,01) lebih besar dari ttabel (2,086).
Copyrights © 2026