Pemanfaatan teknologi pengeringan ikan tradisional di wilayah pesisir Banda Aceh, khususnya di Gampong Deah Raya, masih menghadapi kendala ketergantungan pada cuaca dan risiko kontaminasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan mengevaluasi Smart IoT Drying System, sebuah sistem pengering terkontrol yang memungkinkan pemantauan suhu dan kelembapan secara real-time untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi ikan kayu (Keumamah). Evaluasi sistem dilakukan berdasarkan standar ISO 9241-11 untuk mengukur aspek efektivitas, efisiensi, dan kepuasan pengguna. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif melalui usability testing terhadap 10 pengolah ikan di Gampong Deah Raya. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi tugas dan kuesioner System Usability Scale (SUS). Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mencapai tingkat efektivitas keseluruhan sebesar 91,25%. Skor rata-rata SUS yang diperoleh adalah 80,25, yang menempatkan sistem dalam kategori "Excellent" dengan Grade B. Analisis skala Likert menunjukkan tingkat kelayakan sebesar 95,0%, mengindikasikan bahwa aplikasi sangat layak digunakan. Meskipun terdapat variasi kemampuan adopsi pada responden senior karena faktor literasi digital, secara keseluruhan sistem ini terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas produk ikan olahan..
Copyrights © 2026