Daun kelor (Moringa oleifera) merupakan tanaman yang memiliki kandungan gizi tinggi dan berpotensi sebagai bahan pangan fungsional maupun komoditas ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses penanaman dan pemanfaatan daun kelor serta kontribusinya terhadap peningkatan kesehatan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Metode yang digunakan meliputi pengamatan lapangan, wawancara dengan kelompok masyarakat, serta telaah literatur terkait kandungan nutrisi dan peluang pengembangan produk turunan kelor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budidaya kelor relatif mudah dilakukan dengan kebutuhan lahan dan perawatan yang minimal, sementara pemanfaatannya dapat berbentuk konsumsi langsung, serbuk, kapsul herbal, hingga produk industri rumahan. Produk turunan kelor terbukti memberikan nilai tambah yang signifikan bagi masyarakat melalui peningkatan kesehatan dan potensi pendapatan. Dengan demikian, pengembangan kelor berpeluang menjadi strategi pemberdayaan ekonomi berbasis sumber daya lokal yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026