Penelitian ini bermanfaat mengimplementasikan dan menganalisis efektivitas metode asosiasi kata dalam pembelajaran kosakata Bahasa Indonesia pada siswa Sekolah Dasar (SD). Latar belakang masalahnya adalah tantangan dalam pemahaman kosakata siswa, di mana mereka kesulitan memahami makna, menghafal, dan menghubungkan kata, serta kejenuhan akibat metode konvensional (ceramah). Metode asosiasi kata adalah cara mengaitkan satu kata dengan kata lain yang memiliki makna, mempermudah siswa mengulang dan menelaah materi. Prinsip utamanya meliputi: Hubungan arti yang jelas, konteks dengan materi, Pengembangan kreativitas siswa. Metode ini diyakini dapat meningkatkan daya pikir, mempercepat pemahaman materi, dan meningkatkan semangat belajar Penelitian deskriptif kualitatif ini melibatkan 40 siswa SD Lubuk Sukon, Aceh Besar, yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (metode asosiasi) dan kontrol (konvensional). Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen9. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 65% menjadi 80%. Perbandingan rataan hasil post-test kelompok eksperimen (18,62) lebih unggul daripada kelompok kontrol (15,18). Analisis statistik menunjukkan t_{hitung} = 6,221 lebih besar dari t_{tabel} = 6,21 (df = 23), menyimpulkan bahwa metode asosiasi lebih efektif. Kesimpulan menegaskan bahwa metode asosiasi, terutama dengan pemakaian unsur visual dan objek sehari-hari, sangat efektif dalam mempercepat pengenalan kosakata dan berhasil meningkatkan semangat belajar peserta didik.
Copyrights © 2026