Penelitian ini bertujuan mengembangkan strategi ekonomi pesisir berkelanjutan di Teluk Berau, Distrik Kokas, Kabupaten Fakfak, melalui integrasi tradisi lokal kera-kera ke dalam kerangka Business Model Canvas (BMC). Tradisi kera-kera berfungsi sebagai mekanisme adat untuk melestarikan sumber daya alam serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan hasil laut secara kolektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif partisipatoris, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dokumentasi, dan diskusi kelompok terarah. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik buka tutup kera-kera berdampak pada peningkatan kuantitas dan kualitas hasil tangkapan, mendorong aktivitas ekonomi lokal, serta membentuk dasar model BMC yang merefleksikan kearifan lokal dan prinsip keberlanjutan. Analisis SWOT digunakan untuk merumuskan strategi adaptif dalam menghadapi peluang dan ancaman internal maupun eksternal. Penelitian ini menawarkan kebaruan ilmiah melalui integrasi tradisi adat ke dalam model bisnis modern sebagai upaya revitalisasi ekonomi pesisir sekaligus pelestarian lingkungan. Temuan ini menjadi rujukan dalam pengembangan strategi ekonomi berbasis kearifan lokal dan pedoman kebijakan daerah.
Copyrights © 2025