Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model kerja hybrid, kebijakan kerja fleksibel, kepemimpinan transformasional, dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai di Puskesmas Pajar Bulan. Populasi berjumlah 87 pegawai, dengan sampel 35 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori. Data diperoleh melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan SPSS versi 30 dengan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, dan uji F. Hasil menunjukkan bahwa secara parsial, kebijakan kerja fleksibel berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Sementara itu, model kerja hybrid, kepemimpinan transformasional, dan lingkungan kerja tidak berpengaruh signifikan. Namun, secara simultan, keempat variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan kontribusi kolektif sebesar 49,9%. Penelitian ini terbatas pada satu unit layanan kesehatan, sehingga hasilnya belum dapat digeneralisasi secara luas.
Copyrights © 2025