Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sentimen ekonomi terhadap pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti inflasi, suku bunga, nilai tukar, aksi korporasi, dan sentimen berita. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier berganda, berdasarkan data sekunder yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia, Bank Indonesia, dan Badan Pusat Statistik untuk periode 2022–2024. Sampel terdiri dari saham-saham yang tergabung dalam indeks IDX30. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap harga saham (F = 25,100; sig = 0,000), meskipun secara parsial tidak ada variabel yang signifikan pada tingkat signifikansi 5%. Selain itu, nilai tukar dan suku bunga menunjukkan korelasi positif yang sangat kuat, sementara inflasi berkorelasi negatif kuat terhadap harga saham. Hasil ini sejalan dengan teori makroekonomi dan teori pasar efisien, yang menegaskan bahwa faktor-faktor ekonomi makro dan aksi korporasi memiliki kontribusi terhadap dinamika harga saham. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi investor dan pemangku kepentingan dalam mengambil keputusan investasi yang berbasis analisis ekonomi yang komprehensif
Copyrights © 2025