Kanker payudara merupakan penyebab utama kematian akibat kanker di dunia, dengan lebih dari 396.000 kasus per tahun. Tanaman Dollu (Dodonaea viscosa Jacq) diketahui memiliki sifat antibakteri, namun potensinya sebagai agen antikanker belum banyak diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas sitotoksik ekstrak dan fraksi daun Dollu terhadap sel kanker T47D, menilai selektivitasnya, dan menyelidiki efeknya terhadap ekspresi protein p53 dan Bcl-2 pada sel kanker tersebut. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96% selama tiga hari. Ekstrak dan fraksi yang dihasilkan (etanol, air, etil asetat, dan n-heksan) dianalisis untuk senyawa kimia, termasuk flavonoid, tanin, alkaloid, saponin, steroid, dan terpenoid. Uji sitotoksik dilakukan menggunakan metode MTT, diikuti dengan uji selektivitas, dan ekspresi protein p53 serta Bcl-2 dianalisis menggunakan imunositokimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi air menunjukkan aktivitas sitotoksik paling efektif dengan nilai IC50 139,84 ± 13 µg/mL. Ekstrak dan fraksi menunjukkan nilai selektivitas >2. Selain itu, fraksi air secara signifikan meningkatkan ekspresi protein p53 dengan nilai EC50 44,41 ± 7,09 µg/mL, yang menunjukkan hasil signifikan pada uji ANOVA (nilai p 0,000 < 0,05). Sebaliknya, fraksi air secara signifikan menurunkan ekspresi Bcl-2 dengan nilai EC50 193,22 ± 20,99 µg/mL, yang menunjukkan hasil signifikan pada uji Kruskal-Wallis (nilai p 0,022 < 0,05).
Copyrights © 2025