Penggunaan gairaigo dalam bahasa Jepang semakin meningkat seiring dengan dampak globalisasi, terutama di lingkungan kerja Ground Handling di Bandara Internasional Narita, Jepang. Namun, pemahaman dan penggunaan gairaigo yang tidak tepat dapat mengurangi efektivitas kerja, khususnya bagi mahasiswa magang yang belum memahami sistem penulisan katakana dan prinsip gairaigo. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gairaigo yang muncul di lingkungan kerja Ground Handling Bandara Internasional Narita. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi langsung. Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif untuk menarasikan dan menginterpretasikan temuan. Hasil penelitian mengidentifikasi responden cenderung tidak cukup teliti dalam menafsirkan kosakata gairaigo yang menyebabkan kesalahan dalam penulisan istilah tersebut dengan katakana.
Copyrights © 2025