Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PENGARUH MEDIA GAMBAR KREATIF DENGAN METODE KOOPERATIF TIPE NHT TERHADAP PENGUASAAN KATA SIFAT BAHASA JEPANG SISWA SMA Libriyanti, Dinastuti Mulia; Fanani, Urip Zaenal
HIKARI Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : HIKARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penguasaan kata sangat penting bagi pembelajar bahasa. Salah satu jenis kata yang harus dikuasai oleh seorang pembelajar bahasa adalah kata sifat. Penelitian tentang penguasaan siswa terhadap kata sifat bahasa Jepang menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi kata sifat bahasa Jepang. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan pengaruh media gambar kreatif dengan metode Kooperatif tipe NHT (Numbered Head Together) terhadap penguasaan kata sifat bahasa Jepang siswa dan mendeskripsikan tanggapan siswa mengenai media gambar kreatif dengan metode Kooperatif tipe NHT (Numbered Head Together). Media gambar kreatif adalah media gambar yang dibuat sendiri oleh siswa berdasarkan kreativitas siswa. Gambar yang dibuat meliputi kosakata benda dan kata sifat yang telah dipelajari. Metode Kooperatif tipe NHT (Numbered Head Together) adalah metode pembelajaran yang dirancang untuk mempengaruhi pola interaksi siswa di dalam kelas. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen dengan teknik analisis data menggunakan Statistik Deskriptif Kuantitatif. Sumber data yang digunakan berupa data kuantitatif dari hasil nilai pretest dan posttest serta angket tanggapan siswa mengenai media gambar kreatif dengan metode Kooperatif tipe NHT (Numbered Head Together). Hasil analisis data kelas kontrol dan kelas eksperimen menghasilkan nilai t-score = -5.073 < t(0.05, db=19) =-2.093, dan Mk (Mean kontrol) = 68.5 < Me (Mean eksperimen) = 80.3. Hal ini membuktikan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen, artinya penggunaan media gambar kreatif dengan metode Kooperatif tipe NHT (Numbered Head Together) di kelas eksperimen lebih efektif daripada metode konvensional di kelas kontrol. Berdasarkan hasil analisis angket diketahui bahwa siswa menganggap bahwa materi kata sifat bahasa Jepang itu sulit (75%) dan lebih paham setelah diberikan media gambar kreatif dengan metode Kooperatif tipe NHT (93.75%). Mengenai metode Kooperatif tipe NHT selain menarik (93.75%), juga membantu memudahkan siswa untuk lebih memahami (90.625%) dan memotivasi (90.625%) sehingga membantu meningkatkan pemahaman siswa mengenai materi kata sifat bahasa Jepang (96.875%). Mengenai media gambar kreatif, selain menarik (100%) juga memotivasi (87.5%) dan lebih memudahkan siswa dalam berlatih menggunakan kata sifat bahasa Jepang (96.875%) sehingga membantu meningkatkan pemahaman siswa mengenai kata sifat bahasa Jepang (90.625%).Kata kunci perlu dicantumkan untuk menggambarkan ranah masalah yang diteliti dan istilah-istilah pokok yang mendasari pelaksanaan penelitian. Kata Kunci: Media Gambar Kreatif dengan Metode Kooperatif, pembelajaran kata sifat bahasa Jepang.   ????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????? ???????????????????Kooperatif NHT???????????????????????????????????????????? ?????????????????????????????????????????Kooperatif ?NHT?????????????????????????????????????????? ????????????????????????statistik deskriptif kuantitatif ????????????????????????????????????????????????????????????? ??????????????????????????-5.073 < t(0.05, db=19) =-2.093??Mk = 68.5 < Me = 80.3????????????????????????????????????????Kooperatif  NHT??????????????????????????????????????????????????????????????????????????? (75%)???? Kooperatif  NHT???????????????????????? (93.75%)?Kooperatif  NHT????????? (93.75%)???????? Kooperatif NHT???????????? (90.625%)????????????(90.625%)?????????????????(96.875%)????????????????????????(100%)???????????? (87.5%)????????????????(96.875%)???????????????????? (90.625%)????? ???????????Kooperatif NHT ????????????????
Pembentukan Kompetensi Menulis Hanzi Siswa SMAN 2 Sidoarjo Melalui Mentoring Learning Model dengan Menggunakan Penulisan Kaligrafi sebagai Media Galih Wibisono; Subandi Subandi; Mamik Tri Wedawati; Muhammad Farhan Masrur; Urip Zaenal Fanani
Paramasastra : Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Vol. 10 No. 1 (2023): Vol.10 No.1 Bulan Maret 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/paramasastra.v10n1.p128-147

Abstract

The skill of writing letters is a basic competency that is used as a reference for more complex learning process. Learning in Mandarin has no exception, which has a Hanzi typeface which has very basic differences for Indonesian native-speaking learners. To help overcome difficulties writing hanzi , research has been carried out using the mentoring learning model. Through this learning model, students are given the opportunity to be creative and renew their maximum potential to actualize it into works of calligraphy in the form of Chinese writing. During the calligraphy writing process students receive assistance. To get feedback, data analysis was carried out including data obtained from technical observations, aspects of interaction between educators and students, interactions between students, the implementation stage, then data in the form of students' calligraphy writing results, as well as the evaluation stage. Hanzi calligraphy is analyzed based on the number of strokes, stroke order, stroke construction, and aesthetic aspects. Based on the data analysis results can be used to draw conclusions, that the mentoring learning model has shown a very significant role in helping students overcome difficulties and at the same time being able to build competence in writing Chinese hanzi calligraphy.
PENDAMPINGAN PENULISAN KARYA ILMIAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS BAGI GURU BAHASA INDONESIA SMP DI LAMONGAN Titik Indarti; Tengsoe Tjahjono; Urip Zaenal Fanani; Wisma Kurniawati
ABIDUMASY Vol 4 No 1 (2023): ABIDUMASY : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : LPPM UNIVERSITAS HASYIM ASY'ARI TEBUIRENG JOMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/abidumasy.v4i1.3892

Abstract

Kegiatan pendampingan penulisan karya ilmiah ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis ilmiah bagi guru-guru SMP di kabupaten Lamongan sebagai mitra. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi lapangan oleh tim Pengabdian kepada Masyarakat Pascasarjana Universitas Negeri Surabaya terhadap permasalahan yang dihadapi oleh guru-guru SMP di kabupaten Lamongan. Hasil observasi menunjukkan bahwa para guru mengalami kesulitan menulis artikel ilmiah, baik dari hasil penelitian maupun non penelitian. Padahal, selain mengajar, guru juga dituntut untuk mampu membuat laporan ilmiah dalam bentuk artikel yang diperoleh dari proses belajar mengajar maupun penelitian. Artikel ilmiah juga menjadi syarat untuk kenaikan pangkat. Berdasarkan permasalahan tersebut kegiatan pendampingan ini dilaksanakan dengan metode hybrid, yaitu (1) pertemuan secara luring untuk memberikan konsep-konsep pembuatan artikel, (2) memberikan contoh-contoh konkret dan berdiskusi tentang pembuatan artikel, (3) pendampingan pembuatan artikel secara luring dan daring. Kegiatan pendampingan penulisan artikel yang diikuti oleh 32 guru bahasa Indonesia SMP di Kabupaten Lamongan ini dapat terlaksana dengan baik, dan diperoleh hasil sebagai berikut: (1) berdasarkan hasil wawancara, pengetahuan guru-guru tentang penulisan artikel meningkat, (2) semua guru sudah mampu membuat draf artikel, (3) 2 guru mampu menghasilkan artikel yang sudah jadi dan siap untuk dikirim ke jurnal ilmiah, sisanya masih dalam proses penyelesaian.
INTEGRATION OF INDONESIAN LANGUAGE LEARNING MANAGEMENT THROUGH DIGITAL PLATFORMS: CLASSROOM MANAGEMENT INNOVATION IN THE INDUSTRIAL REVOLUTION 4.0 ERA Supriyadi, Dedy; Darni, Darni; Zaenal Fanani, Urip
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 10 No 2 (2026): Volume 10, Nomor 2, April, Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v10i2.1465

Abstract

Revolusi Industri 4.0 menuntut efisiensi dan daya cipta dalam pengelolaan pembelajaran, termasuk mata pelajaran Bahasa Indonesia. Artikel ini mengonseptualisasikan model integrasi manajemen pembelajaran dan administrasi kelas berbasis platform digital untuk mengatasi fragmentasi sistem. Permasalahan utama meliputi beban administratif guru, rendahnya sinkronisasi data siswa, dan minimnya platform terintegrasi. Konsep yang diajukan menghubungkan modul pembelajaran digital dengan instrumen administrasi dalam satu platform. Landasan teori meliputi TPACK, teori supervisi pembelajaran, dan prinsip LMS. Integrasi ini berpotensi menghemat waktu guru dibidang administrasi, memfasilitasi sinkronisasi data seketika, dan memungkinkan guru fokus pada perancangan pembelajaran berkualitas sesuai Kurikulum Merdeka. Studi ini menyumbangkan perspektif baru konvergensi teknologi pendidikan dengan manajemen pembelajaran dan menyajikan panduan pengembangan platform terintegrasi untuk meningkatkan mutu pembelajaran Bahasa Indonesia serta efektivitas pengelolaan kelas di era digital.
Pragmatic Function of Gitaigo in Genshin Impact Dialogues: A Contextual Analysis of Japanese Onomatopoeia Zhendyvavellany Putrilizka; Parastuti; Ina Ika Pratita; Urip Zaenal Fanani
Omiyage : Jurnal Bahasa dan Pembelajaran Bahasa Jepang Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/y9tgr698

Abstract

This study discusses the use of gitaigo onomatopoeia in the game Genshin Impact through a pragmatic approach. Gitaigo is a type of Japanese onomatopoeia used to describe conditions, states, and feelings without producing actual sounds. The use of gitaigo in utterances plays an important role in clarifying meaning and communicative functions within a particular context. This study aims to describe the context of gitaigo usage and analyze its pragmatic functions in utterances found in the game Genshin Impact. This research employed a descriptive qualitative method with a pragmatic approach. The data sources consisted of dialogues and narrations in the game containing gitaigo expressions. The data were collected using observation and note-taking techniques and then analyzed based on their contextual usage. The results show that gitaigo in Genshin Impact is used to describe physical conditions, sensory experiences, atmospheres, and certain situations in a more expressive manner. Furthermore, the pragmatic functions of gitaigo are used to clarify the speaker’s intention, emphasize particular conditions, and strengthen meaning in communication. Therefore, gitaigo plays an important role in supporting communicative effectiveness in Japanese utterances within digital media.
Unspoken Tension: Grammar in Discourse as a Key to Reading Hemingway’s “The Killers” Chatarini Septi Ngudi Lestari; Suprihatien; Urip Zaenal Fanani
Journal of Applied Studies in Language Vol. 10 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/jasl.v10i1.1-15

Abstract

This study examines Ernest Hemingway’s short story “The Killers” through the lens of Grammar in Discourse, focusing on how grammatical structures function at both the sentence and discourse level as resources for meaning-making in interaction and narrative. The aims are to examine how Hemingway’s grammar operates at the discourse level to shape interactional dynamics and narrative tension, to fill a scholarly gap by providing a systematic analysis of his grammar within this framework, and to highlight the pedagogical potential of using Hemingway’s text in teaching grammar. This study employs a qualitative descriptive method, analysing excerpts with attention to tense, modality, deixis, ellipsis, repetition, and voice. The analysis shows that Hemingway’s minimalist grammar serves as a stylistic device to heighten tension, realism, and ambiguity. The consistent use of past simple and ellipses in dialogue builds a sense of immediacy and sounds natural. Modal expressions and imperatives emphasize the unequal power dynamic between the gangsters and the victims. Deictic expressions and vague references add to the uncertainty, supporting Hemingway’s iceberg theory of leaving meaning beneath the surface. Pedagogically, the study highlights the potential of integrating literary texts into the teaching of Grammar in Discourse, encouraging learners to see grammar as a resource for constructing meaning, negotiating power, and interpreting stylistic effects.
Pembelajaran Naritachi Sebagai Peningkat Kemampuan Menulis Kanji Kelas 11 SMKN 1 Boyolangu Ardika Sofi Badriawan; Didik Nurhadi; Urip Zaenal Fanani
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i1.1969

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan, kevalidan, keefektifan, serta respon siswa terhadap penggunaan metode naritachi dalam pembelajaran kanji sebagai upaya meningkatkan kemampuan menulis siswa kelas XI SMKN 1 Boyolangu. Metode naritachi digunakan sebagai strategi pembelajaran yang menekankan pada pemahaman struktur pembentukan kanji sehingga memudahkan siswa dalam mengingat dan menuliskannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan metode naritachi dapat diterapkan dengan baik dalam proses pembelajaran kanji. Selain itu, metode ini dinyatakan valid berdasarkan hasil penilaian ahli dan layak digunakan sebagai media pembelajaran. Dari segi efektivitas, penggunaan metode naritachi terbukti mampu meningkatkan kemampuan menulis kanji siswa secara signifikan. Respon siswa terhadap penerapan metode ini juga tergolong cukup positif, yang menunjukkan bahwa metode naritachi dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa. Dengan demikian, metode naritachi dapat direkomendasikan sebagai alternatif metode pembelajaran kanji untuk meningkatkan kemampuan menulis siswa.
Desain Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Berbasis Sosiolinguistik Digital:Mengintegrasikan Fenomena Bahasa Plesetan Dalam Media Sosial Putri Nova Rachmawati; Darni; Urip Zaenal Fanani
JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies Vol. 1 No. 2 (2026): JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies
Publisher : CV. Megantara Abdi Nusa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menganalisis desain pembelajaran bahasa dan sastra berbasis sosiolinguistik digital dengan mengintegrasikan fenomena bahasa plesetan di media sosial pada siswa Sekolah Menengah Pertama. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain ethnographically informed case study yang dilaksanakan selama empat bulan pada satu kelas VII di sebuah SMP negeri. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara, focus group discussion, dan analisis dokumen pembelajaran, kemudian dianalisis menggunakan thematic analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis data autentik dari media sosial meningkatkan keterlibatan siswa dan mendorong berkembangnya kesadaran metalinguistik. Perubahan terlihat pada kemampuan siswa membedakan serta menggunakan ragam bahasa informal dan formal sesuai konteks komunikasi dalam diskusi kelas, tugas tulis akademik, dan produksi konten digital. Pembelajaran juga menciptakan dinamika kelas yang lebih partisipatif melalui diskusi kolaboratif dan praktik peer editing. Kontribusi penelitian ini terletak pada pengembangan desain pembelajaran bahasa Indonesia berbasis sosiolinguistik digital yang memanfaatkan bahasa plesetan sebagai sumber belajar untuk mengembangkan kesadaran register, literasi bahasa digital, dan kompetensi komunikatif kontekstual. Temuan ini memperluas kajian sebelumnya yang umumnya bersifat deskriptif dengan menawarkan model pedagogis aplikatif yang relevan dengan praktik kebahasaan siswa di era digital.
KEBUTUHAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL UNTUK BAHASA JAWA DI SEKOLAH Sulistyorini Wahyu Hari Wibowo; Darni Darni; Urip Zaenal Fanani; Resdianto Permata Raharjo
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 17, No 1 (2026): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v17i1.6085

Abstract

ABSTRAKPerkembangan teknologi pendidikan memerlukan inovasi dalam media pembelajaran, khususnya untuk pembelajaran Bahasa Jawa yang masih bergantung pada media konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan peserta didik dan merumuskan strategi pengembangan media pembelajaran digital yang relevan untuk konteks pendidikan Bahasa Jawa di sekolah. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka, menggunakan analisis data tematik untuk mengidentifikasi pola dan kesenjangan dalam literatur yang ada. Sumber data diperoleh dari jurnal ilmiah, laporan penelitian, dan publikasi terkait yang dianalisis secara tematik berdasarkan teori analisis kebutuhan Creswell. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik membutuhkan media pembelajaran yang interaktif, mudah diakses, dan sesuai dengan gaya belajar digital native. Temuan utama yang menunjukkan kebaruan (novelty) adalah bahwa penggunaan aplikasi Android, komik digital, multimedia interaktif, podcast, dan game-based learning terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi, pemahaman kosakata, serta keterampilan berbahasa Jawa, termasuk pelestarian aksara Jawa. Berdasarkan temuan ini, strategi pengembangan media digital yang direkomendasikan meliputi analisis kebutuhan yang komprehensif, pemilihan teknologi yang tepat, dan integrasi budaya lokal. Penelitian ini menegaskan bahwa pengembangan media digital berbasis analisis kebutuhan peserta didik sangat penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Jawa dan menjaga keberlanjutan bahasa daerah di era digital.Kata Kunci: media pembelajaran digital, Bahasa Jawa, analisis kebutuhan, strategi pengembangan, ADDIEABSTRACTAdvances in educational technology demand innovations in learning media, especially for Javanese language learning, which has largely relied on conventional media. This study aims to identify student needs and formulate strategies for developing digital learning media relevant to Javanese language education in schools. The method used is descriptive qualitative research with a literature study approach, employing thematic data analysis to identify patterns and gaps in existing literature. Data sources were obtained from scholarly articles, research reports, and relevant publications, analyzed thematically based on Creswell's needs assessment theory. The results show that students require interactive, easily accessible learning media that align with the learning styles of digital natives. The key novelty of this study is the finding that the use of Android applications, digital comics, interactive multimedia, podcasts, and game-based learning has proven effective in increasing motivation, vocabulary comprehension, and Javanese language skills, including the preservation of Javanese script. Based on these findings, recommended strategies for digital media development include comprehensive needs analysis, appropriate technology selection, and integration of local culture. This study emphasizes the importance of developing digital media based on student needs analysis to improve the quality of Javanese language learning and ensure the sustainability of regional languages in the digital age.Keywords: learning media, Javanese language, needs analysis, development strategy, ADDIE