Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan literasi keuangan digital bagi komunitas pekerja migran Indonesia di Malaysia, guna memperkuat ketahanan ekonomi dan kapasitas usaha mikro yang mereka jalankan. Permasalahan utama yang dihadapi komunitas ini adalah rendahnya pemahaman dalam pencatatan dan pengelolaan keuangan berbasis digital, yang menyebabkan keterbatasan dalam pengambilan keputusan usaha, akses permodalan, serta ketahanan terhadap guncangan ekonomi. Untuk menjawab tantangan tersebut, program pengabdian masyarakat internasional ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui metode pelatihan dan workshop. Proses dimulai dengan asesmen kebutuhan melalui diskusi kelompok terarah, dilanjutkan dengan penyampaian materi teoritis, praktik penggunaan aplikasi keuangan digital, serta simulasi pengelolaan arus kas dan laporan keuangan usaha mikro. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan peserta untuk mencatat keuangan secara sistematis, memahami konsep arus kas, serta memanfaatkan teknologi finansial seperti dompet digital dan mobile banking. Selain memberikan dampak pada penguatan ekonomi individu, program ini juga berhasil mendorong kemandirian, membangun jejaring sosial, serta memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG 8). Dengan demikian, literasi keuangan digital terbukti menjadi instrumen strategis dalam pemberdayaan ekonomi migran di era transformasi digital.
Copyrights © 2025