Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh pemanfaatan teknologi informasi dan sistem pengendalian internal terhadap kualitas laporan keuangan daerah pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Jayawijaya, dengan penatausahaan aset tetap sebagai variabel intervening. Metode penelitian yang digunakan adalah pola eksplanasi dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian terdiri dari 37 pegawai pada Bidang Akuntansi dan Anggaran BPKAD Kabupaten Jayawijaya yang diambil menggunakan teknik sampling jenuh. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) melalui perangkat lunak Smart-PLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pemanfaatan teknologi informasi berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan; (2) Sistem pengendalian internal berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan; (3) Pemanfaatan teknologi informasi berpengaruh signifikan terhadap penatausahaan aset tetap; (4) Sistem pengendalian internal berpengaruh signifikan terhadap penatausahaan aset tetap ; dan (5) Penatausahaan aset tetap berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan. Secara keseluruhan, model penelitian ini memiliki nilai prediktif yang sangat kuat, di mana variabel independen mampu menjelaskan variasi kualitas laporan keuangan sebesar 96,3%.
Copyrights © 2026