Di era digital, siswa semakin dituntut untuk mampu berkomunikasi secara efektif dalam bahasa Inggris sekaligus menunjukkan kemampuan untuk mengakses, mengevaluasi, dan menciptakan konten digital secara bertanggung jawab. Program ini dilaksanakan melalui serangkaian sesi pelatihan yang mengintegrasikan kegiatan public speaking berbasis digital, seperti presentasi interaktif dan unggahan reflektif pada akun media sosial edukatif. Pelaksanaan program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan public speaking dan literasi digital siswa melalui media sosial edukatif bagi siswa SMKN H. Moenadi Ungaran, Kabupaten Semarang. Latar belakang kegiatan ini adalah untuk mengatasi beberapa permasalahan, yaitu rendahnya kemampuan public speaking bahasa Inggris siswa, kurangnya literasi digital, serta minimnya penerapan media dan pembelajaran interaktif. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan sosialisasi kepada mahasiswa Universitas Ngudi Waluyo yang terlibat dalam kegiatan ini, kemudian dilanjutkan dengan koordinasi bersama sekolah sasaran terkait jadwal pelaksanaan. Kegiatan ini diakhiri dengan penyusunan laporan hasil kegiatan setelah program selesai dilaksanakan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial edukatif secara signifikan meningkatkan kepercayaan diri, kejelasan, dan kelancaran siswa dalam public speaking bahasa Inggris dari rata-rata 33,3% menjadi 75,3%, serta meningkatkan kemampuan mereka dalam menavigasi dan mengevaluasi konten digital secara kritis. Program ini menunjukkan bahwa media sosial edukatif dapat menjadi sarana yang efektif dan menarik untuk mengembangkan keterampilan komunikasi esensial abad ke-21.
Copyrights © 2025