Penelitian ini didasarkan pada kondisi pembelajaran IPAS di SD Negeri 56/I Desa Aro yang menunjukkan rendahnya minat belajar siswa serta kesulitan dalam memahami materi Sistem Pernapasan Manusia yang bersifat abstrak. Guru juga mengalami kendala dalam menjelaskan konsep organ dan proses pernapasan secara konvensional karena keterbatasan media pembelajaran yang mampu menyajikan materi secara konkret dan visual. Pemanfaatan teknologi Augmented Reality dipandang sebagai solusi potensial karena mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan kontekstual. Sebelum mengembangkan media pembelajaran berbasis Augmented Reality, dilakukan analisis kebutuhan untuk memastikan kesesuaian dengan kondisi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan LKPD berbasis Augmented Reality dengan subjek guru kelas V dan 16 siswa kelas V SD Negeri 56/I Desa Aro, menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi dan wawancara. Hasil analisis menunjukkan bahwa siswa membutuhkan LKPD yang menarik dan interaktif, sedangkan guru membutuhkan media yang mampu menjelaskan konsep abstrak secara efektif namun terkendala waktu dalam pengembangannya. Oleh karena itu, hasil analisis kebutuhan ini dapat dijadikan pedoman dalam pengembangan LKPD berbasis Augmented Reality pada pembelajaran IPAS.
Copyrights © 2025