Tulisan ini mengkaji karya instalasi yang berjudul Crush Me#2 karya Entang Wiharso sebagai representasi visual atas realitas kuasa dan identitas dalam konteks sosial-politik di indonesia. Melalui pendekatan kritik seni formalistik, penelitian menganalisis bentuk visual, struktur teknis, serta kontuksi simbolik pagar sebagai metafora kompleks. Karya dibedah dari aspek komposisi, ekplorasi material, arsitektur domestik sebagai simbol kekuasaan serta ikonografi tubuh. Temuan menunjukan bahwa pagar dimetaforkan sebagai narasi hegemonik, domestifikasi kekuasaan dan memori simbolik atas kekerasan simbolik. Penempatan karya dalam ruang pamer bersekala nasional menunjukan bahwa institusi negara turut serta dalam membaca kritik institusional terhadap wacana representasi dan legetimasi dalam senirupa kontemporer. penelitian dapat disimpulkan kartya tersebut merefleksikan strategi visual dalam membongkar ulang narasi kekuasaan melalui bentuk simbolik yang multi sematik dan berlapis.
Copyrights © 2025