Ketahanan pangan merupakan salah satu aspek penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama rumah tangga petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketahanan pangan rumah tangga petani di Desa Tuloa Kecamatan Bulango Utara berdasarkan proporsi pengeluaran pangan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan analisis regresi linier dan rumus silang pangsa pengeluaran pangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi pengeluaran pangan terhadap pengeluaran total adalah 88% dan proporsi pengeluaran non pangan terhadap pengeluaran total rumah tangga adalah 12%. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat kesejahteraan rumah tangga responden masih belum tercukupi. Semakin tinggi proporsi pengeluran pangan berarti tingkat kesejahteraan rumah tangga semakin rendah. Penelitian ini juga menemukan bahwa variabel pendapatan, jumlah tanggungan keluarga, dan harga pangan beras memiliki pengaruh signifikan terhadap pengeluaran pangan rumah tangga petani. Oleh karena itu, penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pemerintah dan lembaga terkait dalam mengembangkan strategi untuk meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga petani di Desa Tuloa Kecamatan Bulango Utara.
Copyrights © 2025