Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Tamapole, Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam tiga aspek utama: gizi seimbang, kesehatan gigi dan mulut, serta pengolahan air bersih. Metode yang digunakan mencakup sosialisasi, edukasi visual, pelatihan praktik langsung, pendampingan, serta evaluasi berbasis pre-test dan post-test. Pada aspek gizi, seluruh peserta menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, ditunjukkan dengan skor rata-rata pre-post test sebesar 100. Peserta juga terlibat aktif dalam lomba masak dengan prinsip "Isi Piringku", menggunakan bahan pangan lokal yang bergizi dan terjangkau. Edukasi kesehatan gigi dilakukan melalui pendekatan langsung kepada siswa sekolah dasar dan warga dewasa dengan hasil peningkatan nilai post-test dari 66 menjadi 87 (N-Gain = 0,6), yang mengindikasikan efektivitas edukasi kategori sedang. Pada aspek pengolahan air bersih, masyarakat dibekali teknologi sederhana berupa filter air dalam timba 25 liter dengan tujuh lapisan media lokal (batu split, spons, pasir sungai, mangan, arang aktif, zeolit, spons). Hasilnya, air sumur bor yang awalnya keruh dan berbau logam menjadi jernih dan layak pakai. Seluruh warga peserta berhasil membuat filter mandiri dan memahami fungsi setiap lapisan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kombinasi edukasi visual, pendekatan partisipatif, dan teknologi tepat guna sederhana mampu memberikan dampak positif terhadap perubahan perilaku masyarakat dalam kesehatan dan sanitasi
Copyrights © 2026