Kelompok Wanita Tani (KWT) Barokah di Desa Benteng, Kabupaten Bogor, merupakan contoh pemberdayaan perempuan berbasis pengolahan singkong menjadi produk bernilai jual. Namun, keberlanjutan usaha ini terkendala oleh kurangnya regenerasi anggota, keterampilan branding, dan pemanfaatan teknologi digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengurus KWT melalui pelatihan digital, mencakup penggunaan Canva, teknik fotografi produk, dan pemanfaatan AI untuk copywriting. Metode kegiatan meliputi diskusi, penyusunan materi, pre-test, dua sesi pelatihan, post-test, dan praktik langsung. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan desain visual, penulisan promosi digital dan dokumentasi produk. Program ini menjadi model pelatihan adaptif yang mendukung penguatan ekonomi komunitas dan dapat direplikasi pada kelompok usaha mikro lainnya.
Copyrights © 2025