Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil laterit di lokasi penelitian, mengidentifikasi komposisi mineral pada setiap lapisan, serta menentukan jenis batuan berdasarkan analisis petrografi. Endapan nikel laterit terbentuk sebagai hasil pelapukan residu batuan ultramafik melalui proses pelindian dan pemerkayaan supergen. Proses ini dipengaruhi oleh morfologi, struktur geologi, dan fluktuasi muka air tanah yang mengontrol distribusi unsur dalam profil laterit. Pendekatan penelitian kuantitatif diterapkan melalui observasi lapangan, pengambilan sampel, dan analisis bijih. Data bor pada Blok X ini belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Hasil pengeboran menunjukkan variasi profil laterit pada setiap titik bor. Analisis mineralogi menunjukkan bahwa lapisan limonit didominasi oleh goethite, hematit, dan mangan, sementara lapisan saprolit mengandung serpentin, goethite, piroksen, olivin, dan silika. Lapisan batuan dasar didominasi oleh piroksen, serpentin, olivin, dan silika. Analisis petrografi mengonfirmasi bahwa sampel batuan dari MS-1 hingga MS-3 menunjukkan karakteristik peridotit dengan dominasi mineral piroksen, serpentin, olivin, dan kuarsa. Hasil penelitian ini memberikan wawasan mengenai karakteristik profil laterit serta distribusi mineral di daerah penelitian, yang dapat menjadi dasar eksplorasi lebih lanjut terkait potensi endapan nikel laterit.
Copyrights © 2025