Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik morfometrik dan hubungan panjang–berat kerang lokan (Polymesoda sp ) di Sungai Batang Masang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Sampel dikumpulkan dari tiga lokasi, yaitu kawasan permukiman, sekitar jembatan, dan daerah muara. Parameter yang diamati meliputi panjang, lebar, dan tinggi cangkang, serta bobot tubuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerang dari stasiun muara (Stasiun III) memiliki ukuran rata-rata paling besar dengan panjang 54,39 ± 1,88 mm dan bobot 29,63 ± 1,59 g. Analisis regresi panjang–berat menunjukkan pola pertumbuhan alometrik negatif (b 3) di seluruh stasiun, yang berarti pertumbuhan panjang lebih cepat daripada penambahan bobot. Faktor lingkungan, terutama kandungan oksigen terlarut dan jenis substrat, berperan penting dalam memengaruhi pertumbuhan kerang. Kajian ini menegaskan bahwa analisis morfometrik dapat dimanfaatkan sebagai indikator biologis kondisi ekosistem estuaria sekaligus sebagai dasar dalam pengelolaan berkelanjutan sumber daya kerang lokan.
Copyrights © 2025