Infeksi luka pasca operasi sectio caesaria merupakan salah satu komplikasi yang dapat memperpanjang masa rawat dan meningkatkan risiko komplikasi serius. Rendahnya pengetahuan dan perilaku pencegahan infeksi luka menjadi faktor utama yang mempengaruhi kejadian infeksi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian health education perawatan luka terhadap perilaku pencegahan infeksi luka pada pasien post operasi sectio caesaria. Penelitian ini menggunakan metode quasi-eksperimen dengan desain pre-test dan post-test pada pasien post operasi sectio caesaria. Populasi pada penlitian ini 50 responden post section caesaria, Sampel diambil secara accidental sampling sebanyak 44 responden. Data perilaku pencegahan infeksi luka dikumpulkan 2 kali menggunakan kuesioner setelah pasien post operasi dan sehari setelahnya sebelum pasien pulang, di ukur menggunakan skala frequensi dan dianalisis menggunakan uji T-paired untuk mengukur pengaruh health education. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor perilaku pencegahan infeksi luka dari 32,84 pada pre-test menjadi 41,25 pada post-test. Korelasi antara sebelum dan sesudah pemberian health education sangat kuat dan positif dengan nilai 0,955. Uji T-paired menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), dapat diartikan ada pengaruh Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa health education merupakan intervensi efektif dalam meningkatkan perilaku pencegahan infeksi luka pasca sectio caesaria. Oleh karena itu, penerapan program edukasi kesehatan yang terstruktur dan berkelanjutan di fasilitas kesehatan sangat dianjurkan sebagai bagian dari protokol perawatan pasien post-operasi untuk meningkatkan hasil klinis dan mengoptimalkan keselamatan pasien.
Copyrights © 2026