Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama memiliki peran penting dalam penyelenggaraan pelayanan kefarmasian, salah satunya pengkajian resep secara farmasetik sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas. Hipertensi merupakan penyakit kronis dengan prevalensi tinggi yang memerlukan terapi jangka panjang sehingga ketepatan dan kelengkapan resep menjadi faktor penting dalam menjamin keamanan dan efektivitas pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji resep secara farmasetik pada pasien hipertensi rawat jalan di Puskesmas Kecamatan Makasar Kota Jakarta Timur periode Juni–Agustus 2024. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental dengan rancangan deskriptif retrospektif menggunakan 100 lembar resep pasien hipertensi rawat jalan yang ditentukan dengan rumus Slovin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar aspek farmasetik telah terpenuhi, meliputi kesesuaian nama obat, bentuk sediaan, dan jumlah obat dengan persentase 100%. Namun, masih ditemukan ketidaksesuaian pada kekuatan obat sebesar 11% dan aturan pakai sebesar 27%. Dapat disimpulkan bahwa pengkajian resep secara farmasetik di Puskesmas Kecamatan Makasar Kota Jakarta Timur secara umum telah berjalan baik, namun masih diperlukan peningkatan ketelitian dalam penulisan kekuatan obat dan aturan pakai untuk mendukung penggunaan obat yang rasional dan aman pada pasien hipertensi
Copyrights © 2026