Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Apoteker Cilik (APOCIL): Inovasi Edukasi Kesehatan Untuk Anak Usia Dini Ernie Halimatushadyah; Dyah Ayuwati Waluyo; Nurraya Lukitasari; Nathania As-Zhara Puspita Putri; Yulia Anggraeni Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 12 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v3i12.1498

Abstract

Berbagai masalah penggunaan obat masih banyak ditemui di masyarakat, seperti kurangnya pengetahuan tentang penggunaan obat yang tidak rasional serta permasalahan lain terkait obat. Apoteker merupakan tenaga Kesehatan yang memiliki keahlian di bidang obat-obatan. Pengenalan mengenai obat dan profesi apoteker harus dilakukan sejak dini. Program apoteker cilik (Apocil) dilaksanakan sebagai sarana pengenalan profesi kefarmasian kepada anak-anak usia dini agar dapat mengenal dan meningkatkan minat terhadap profesi kefarmasian. Kegiatan yang dilakukan adalah sosialisasi dan workshop yang berisi pengenalan mengenai profesi apoteker, obat dan berbagai jenis sediaan obat dan praktik peracikan obat sederhana pada anak-anak First Rabbit Preschool and Daycare Bintaro, Kec. Pesanggrahan, Kota Jakarta Selatan. Hasil pengamatan kegiatan dilaksanakan di area yang familiar oleh anak-anak sehingga tidak ada permasalahan mengenai lokasi kegiatan. Materi yang diberikan sudah sesuai untuk mengenalkan apoteker secara dini ke anak-anak. Alat bantu peraga yang digunakan juga membantu dalam memberikan gambaran mengenai materi yang disampaikan. Selain itu, proses peracikan obat dinilai cukup mudah oleh beberapa anak. Kegiatan dapat diikuti dengan nyaman dimulai dan diakhiri tepat waktu sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh guru fasilitator.
Swamedikasi Dismenore Yang Tepat Dan Rasional Sebagai Upaya Pemeliharaan Kesehatan Remaja Wanita Nurraya Lukitasari; Ernie Halimatushadyah; Frida Octavia Purnomo; Krismayadi; Dwi Puspitasari; Dinda Widia Apriliani Putri; Rizkiyawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 6 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i6.1722

Abstract

Dismenore merupakan salah satu penanda bahwa terjadi perlukaan (inflamasi) pada endometrium manusia yang terjadi pada masa periode endometrial dan menstruasi. Dismenore adalah nyeri di perut bagian bawah ataupun di punggung bagian bawah akibat dari gerakan rahim yang meremas-remas (kontraksi) dalam usaha untuk mengeluarkan lapisan dinding rahim yang terlepas. Kurangnya pemahaman tentang penggunaan obat tepat dan rasional, penggunaan obat bebas secara berlebihan, serta kurangnya pemahaman tentang cara menyimpan dan membuang obat dengan benar menyebabkan terhambatnya penanganan dismenore. Kegiatan yang dilakukan adalah sosialisasi swamedikasi dengan materi penyakit dismenore, dan workshop pembuatan jamu untuk dismenore pada siswa/siswi SMK Kesehatan Prof Dr Moestopo, Bogor Jawa Barat. Kegiatan ini dilakukan dengan metode penyampaian secara langsung dengan pemaparan materi terkait penyakit dismenore dan pemeliharaan kesehatan remaja wanita pemanfaatan tanaman obat berkhasiat. Hasil yang dicapai pada kegiatan ini yaitu adanya peningkatan pengetahuan siswadan siswi SMK Kesehatan Prof Dr Moestopo terhadap penyakit dismenore.
ANALISIS WAKTU TUNGGU OBAT PELAYANAN KEFARMASIAN RESEP RACIKAN DAN NON RACIKAN PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS KECAMATAN MAKASAR JAKARTA TIMUR PERIODE MARET 2024 Bunga Destiyana Anggun; Falco Francesco; Nurraya Lukitasari
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 4: September 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waktu tunggu resep merupakan salah satu hal yang harus di perhatikan dalam pelayanan kefarmasian di puskesmas, karena jika waktu tunggu cepat maka pasien akan merasa puas dan senang. Tujuan Penelitian ini adalah dapat diketahui rata-rata lama waktu tunggu proses pelayanan resep pasien rawat jalan dan dapat diketahui faktor yang mempengaruhi pelayanan resep. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental dengan rancangan deskriptif dengan pengambilan data secara prospektif (penelitian survey) terhadap pasien rawat jalan yang menebus resep di puskesmas kecamatan makasar. Dan cara pengambilan sampel dilakukan menggunakan simple random sampling. Hasil penelitian ini adalah faktor yang berhubungan dengan pelayanan resep di instalasi farmasi rawat jalan Puskesmas Kecamatan Makasar, dari faktor sumber daya manusia yakni kurangnya sumber daya manusia Faktor yang lainnya adalah jenis resep, yaitu resep racikan dan non racikan. Resep racikan memerlukan waktu lebih lama dibandingkan resep non racikan. Jumlah item obat juga mempengaruhi pelayanan kefarmasian, semakin banyak jumlah item obat pada resep maka waktu yang dibutuhkan untuk menyiapkan resep tersebut juga akan semakin lama
Kajian Resep Secara Farmasetik Pada Pasien Hipertensi Rawat Jalan Di Puskesmas Kecamatan Makasar Kota Jakarta Timur Siti Nur Syifa; Nurraya Lukitasari; Bunga Destiyana AP
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i1.2096

Abstract

Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama memiliki peran penting dalam penyelenggaraan pelayanan kefarmasian, salah satunya pengkajian resep secara farmasetik sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas. Hipertensi merupakan penyakit kronis dengan prevalensi tinggi yang memerlukan terapi jangka panjang sehingga ketepatan dan kelengkapan resep menjadi faktor penting dalam menjamin keamanan dan efektivitas pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji resep secara farmasetik pada pasien hipertensi rawat jalan di Puskesmas Kecamatan Makasar Kota Jakarta Timur periode Juni–Agustus 2024. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental dengan rancangan deskriptif retrospektif menggunakan 100 lembar resep pasien hipertensi rawat jalan yang ditentukan dengan rumus Slovin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar aspek farmasetik telah terpenuhi, meliputi kesesuaian nama obat, bentuk sediaan, dan jumlah obat dengan persentase 100%. Namun, masih ditemukan ketidaksesuaian pada kekuatan obat sebesar 11% dan aturan pakai sebesar 27%. Dapat disimpulkan bahwa pengkajian resep secara farmasetik di Puskesmas Kecamatan Makasar Kota Jakarta Timur secara umum telah berjalan baik, namun masih diperlukan peningkatan ketelitian dalam penulisan kekuatan obat dan aturan pakai untuk mendukung penggunaan obat yang rasional dan aman pada pasien hipertensi