Perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), machine learning (ML), dan Internet of Things (IoT) telah mengubah lanskap akuntansi: dari sistem manual dan statis menuju pelaporan dan audit otomatis, real-time, dan berbasis data besar (big data). Perubahan ini menawarkan peningkatan efisiensi, akurasi, dan transparansi, namun juga menimbulkan tantangan etis serta potensi “patologi akuntansi” baru, termasuk manipulasi data, bias algoritmik, dan ketidakjelasan tanggung jawab. Artikel ini membahas bagaimana integrasi AI/ML/IoT mempengaruhi akuntabilitas dan risiko patologi akuntansi, serta implikasinya bagi profesi akuntan. Berdasarkan tinjauan literatur jurnal nasional (2024–2025), penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun teknologi meningkatkan deteksi fraud dan efisiensi audit, akuntabilitas sejati tetap membutuhkan kerangka etis, regulasi, dan audit algoritma.
Copyrights © 2025