Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran berbagai stakeholder dalam pengembangan dan operasional sistem tracking pengiriman pada J&T Express guna meningkatkan efisiensi pemantauan barang. Pertumbuhan industri logsitik yang semakin pesat menuntut adanya sistem pelacakan yang akurat, cepat, dan terintegrasi. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menggali peran kurir, petugas drop point, tim IT, manajemen operasional, customer service, hingga pelanggan dalam proses pembaruan data tracking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala utama terletak pada keterlambatan pembaruan status akibat gangguan jaringan, kesalahan input data, kurangnya integrasi sistem, serta perbedaan pemahaman SOP antar divisi. Di sisi lain, stakeholder juga memberikan kontribusi signifikan dalam menjaga ketepatan informasi melalui proses scan, verifikasi data, pengawasan operasional, dan pemeliharaaan sistem. Penelitian ini mengidentifikasi kebutuhan pengembangan seperti fitur offline mode, auto-validation, pengggunaan QR-code berkualitas tinggi, dashboard pemantauan GPS/IoT, peningkatan pelatihan SDM, serta sistem pelaporan error otomatis. Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas sistem tracking tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kolaborasi antar stakeholder dan integrasi proses operasional. Penerapan rekomendasi yang diusulkan diharapkan dapat meningkatkan kecepatan, akurasi, serta konsistensi informasi tracking, sehingga memperkuat kualitas layanan J&T Express dalam menghadapi persasingan industri logistik yang semakin kompetitif.
Copyrights © 2026